Soal Selisih Suara Sengketa Pilkada, Begini Penjelasan Ketua MK – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Soal Selisih Suara Sengketa Pilkada, Begini Penjelasan Ketua MK

kendaripos.fajar.co.id — Empat gugatan Pilkada yang masuk di Mahkamah Konstitusi (MK) kini sudah disidangkan. Pemohon dan termohon dari empat wilayah-Kota Kendari, Buton Tengah, Buton Selatan dan Bombana telah didengarkan keterangannya oleh majelis hakim. Putusan sela, atau dismissal bakal dibacakan hakim, 30 Maret nanti. Apakah lanjut ke pembuktian atau dianggap tak layak.

Suasana sidang sengketa Pilkada di Gedung MK. (Foto : Ranadan/Kendari Pos)

Yang menarik, hakim ternyata tak sekadar melihat soal ambang batas selisih suara seperti diisyaratkan di Pasal 158 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Alat bukti dan keterangan yang diungkap dalam ruang sidang sengketa Pilkada juga tetap diperiksa, diteliti dan dinilai oleh hakim sebelum mengeluarkan putusan dismissal.

BACA JUGA :  ARPK Terbit, Empat Sengketa Pilkada di Sultra Tunggu Sidang

Ketua MK, Arief Hidayat, enggan berkomentar ketika ditanya apakah MK hanya menerima gugatan sesuai batas selisih suara seperti ketentuan dalam pasal 158 atau juga melihat materi gugatan. “Saya tidak bisa jawab itu. Nanti saya dibilang bagaimana sama hakim lain, “cetusnya.

Yang pasti, kata dia MK melihat semua keterangan dari pihak terkait. Kalau hanya melihat ambang batas selisih suara, kata dia tentu yang melebihi ambang batas berkasnya sudah sejak awal dibuang. Tapi itu tidak
dilakukan, dan MK tetap melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan mendengarkan permohonan, jawaban termohon dan keterangan pihak terkait.  “Kemarin malah ada Panwas kita dengar. Itu kan untuk mendengar seluruhnya,” alasannya. Ia menambahkan pastinya semua akan dinilai baik formil, substansinya dan akan dilihat secara komprehensif. (Ramadan)

BACA JUGA :  Hadir di MK, Ini Optimisme ADP-Zulkarnain

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top