Karyawan Belum Punya BPJS, 66 Badan Usaha di Sultra Segera di Blacklist – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Karyawan Belum Punya BPJS, 66 Badan Usaha di Sultra Segera di Blacklist

Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan, Imran Hasyim

kendaripos.fajar.co.id–BPJS Kesehatan Cabang Kendari mencatat hingga kini masih 66 badan usaha yang tersebar pada sejumlah daerah di Sultra terancam di-blacklist. Hal ini terkait kebijakan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai anggota BPJS Kesehatan.

Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan, Imran Hasyim menegaskan pihaknya akan memeriksa puluhan badan usaha yang berada di wilayah Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Kolaka dan Bombana. Pemeriksaan akan melibatkan tim pengawas ketenagakerjaan.

BACA JUGA :  Hingga Januari 2016, BPJS Tak Punya Direksi dan Dewan Pengawas

“Jika tidak direspon akan keluar peringatan satu sampai tiga. Lebih parah lagi, kalau badan usaha masih tidak peduli, maka akan dilimpahkan ke kejaksaan agar segera ditindaki. Di samping itu, badan usaha yang bakal diusul untuk tidak dapat pelayanan publik. Misalnya, penundaan izin perpanjangan usaha dan lainnya,” tukas Imran.

Sebenarnya, lanjut dia, ada 70 badan usaha yang terdeteksi awal, namun 4 perusahaan telah merespon bahkan telah memasukkan data. Ia mengapresiasi keempat badan usaha yang punya kepedulian tinggi atas hak karyawan. Untuk lainnya, kata dia, tengah dalam proses penyampaian informasi dan tinggal menunggu respon. Secara keseluruhan, sekira 700an badan usaha telah mendaftarkan anggotanya namun masih banyak badan usaha kecil lainnya yang belum tercover sempurna.

BACA JUGA :  Mengenali Semua Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

“Mendaftarkan karyawan dalam program JKN adalah keharusan. Jadi, jangan hanya menggunakan tenaganya tanpa menjamin perlindungan kesehatannya,” tambah pria berkacamata ini.

Ia berharap, seluruh badan usaha patuh dan segera menyerahkan data karena jaminan kesehatan adalah hal vital yang tidak boleh ditunda-tunda. Penindakan secara tegas adalah upaya terbaik untuk menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sultra secara merata. (feb/b)

BACA JUGA :  Iuran Peserta BPJS Naik!!

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top