Trio Pencuri Ternak Dibekuk, Rasain …. – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Trio Pencuri Ternak Dibekuk, Rasain ….

kendaripos.fajar.co.id UNAAHA- Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Wawotobi berhasil menggelandang tiga kawanan pencuri ternak kebilik tahanan.

Aksi tiga sekawan, Mustapa, Milrlan, dan Abdri selama ini sangat meresahkan warga Konawe. Ketiganya diduga komplotan spesialis pencuri sapi yang kerap beroperasi di wilayah Konawe.

Kapolsek Wawotobi, Iptu Saftu Dirman membenarkan penangkapan trio spesialis pencuri ternak tersebut. Berbekal laporan masyarakat Kecamatan Meluhu yang gerak gerik mencurigakan dari salah satu pelaku, masyarakat langsung mengamankan pelaku.

“Dari informasi itu, kami menuju ke TKP. Lalu, disana kami langsung menginterogasi salah satu pelaku yang sudah diamankan masyarakat. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, pelaku kami giring ke Polsek untuk dimintai keterangan,” ujar Iptu Saftu Dirman, Senin (13/3).

Mantan Kaurbin Sabhara Polres Konawe itu mengungkapkan cara kerja pelaku selama ini cukup rapi. Setiap aksinya, mereka membawa obat bius lalu membius target hewan ternak masyarakat. Setelah targetnya tersungkur, pelaku lalu memasukan ke dalam mobil mini bus jenis Avanza.

Sapi hasil jarahan mereka dijual kepada pedagang sapi yang telah bekerjasama dengan komplotan ini. Sayangnya, Kapolsek Iptu Saftu Dirman belum mau membeberkan lokasi penjualan ternak curian tersebut. Alasannnya, penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut. “Karena akan menyulitkan kita kalau penadahnya melarikan diri,” ungkapnya.

Ketiga pelaku yang spesialis pencuri ternak sapi ini dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman 5 tahun penjara. (hel/c)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top