Prediksi Leicester City vs Sevilla : Buktikan The Foxes – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Olahraga

Prediksi Leicester City vs Sevilla : Buktikan The Foxes

kendaripos.fajar.co.id-– Merasakan pentas Liga Champions saja sudah keajaiban bagi Leicester City. Terlebih di musim pertamanya merasakan pentas Eropa Leicester langsung menembus ke babak 16 Besar. Tapi jika melihat jebloknya prestasi musim ini, jangan berharap Leicester kembali merasakan atmosfer Eropanya musim depan.

Kembali menghadapi Sevilla pada leg kedua 16 Besar Liga Champions di King Power Stadium, Leicester, dinihari nanti WIB, bagai laga now or never (Sekarang atau tidak sama sekali) bagi klub berjuluk The Foxes itu. Bekal satu gol tandang bisa menjadi modalnya.”Kami belum habis, dan kami akan lewati babak ini,” koar Jamie Vardy, striker Leicester, dikutip Leicester Mercury. Vardy yang mencetak satu-satunya gol di Roman Sanchez Pizjuan kala itu (23/2). Pada leg yang pertama,Leicester kalah 1-2. Nah, untuk memastikan langkah lebih jauhnya di Liga Champions kali ini Wes Morgan dkk hanya butuh menang 1-0 di kandang sendiri. Di atas kertas, Leicester selama bermain di Liga Champions ini minimal mencetak satu gol di kandang sendiri.

BACA JUGA :  Tanpa Ronaldo, Manchester City Mampu Tahan Imbang Madrid

Leicester pun 100 persen menang di kandang sendiri sejak fase grup. Apalagi, setelah mendepak ClaudioRanieri 24 Februari lalu, Leicester selalu mencatatkan hasil positif di Premier League. Dua kali bermain, dua kali kemenangan, dan mencetak enam gol. Catatan impresif itulah yang akan diharap bisa kembali dilanjutkan di pentas Eropa.Terlebih, lini depan Leicester sedang on fire. Vardy dan Riyad Mahrez seperti menggila dalam 2 laga domestik sebelumnya. Vardy bahkan mencetak dua gol. Menciptakan tiga gol dalam tiga laga yang beruntun jadi performa terbaik top scorer Leicester musim lalu itu sejak 2017 ini. Vardy mengakui pada saat lawatan ke Seville lalu ada tantangan selain perlawanan Vitolo dkk.

Ya dia menyebut suhu udara panas dan kelembaban Sevilla sempat menyulitkan dia dan pemain Leicesterlainnya untuk berkembang. Meski laga berlangsung sore hari. Itu akan berbeda seperti laga di King Power nanti. Sebab,laga akan dimainkan pada Selasa malam waktu setempat. Suhunya pun bakal berbeda.”Lihat saja apa yang terjadi begitu mereka bermain di suhu udara minus 3 derajat Celcius di sini (Leicester,Red),” sebut Vardy. Senada dengan Vardy, Mahrez menyebut satu gol tandang jadi semangat di balik Leicester merangkai mimpinya tahun ini. Jika lolos ke perempat final, maka mereka menyamai pencapaian lima klub sebelumnya.

BACA JUGA :  Messi Sukses Permalukan Arsenal

Villarreal, Bayer Levekusen, Deportivo La Coruna, Lazio, dan Tottenham Hotspur mampu lolos ke perempatfinal pada musim pertamanya di Liga Champions. Bahkan, Villarreal dapat melaju sampai semifinal musim 2005-2006.”Satu yang terpenting bagi kami, ciptakan gol lagi dan jagalah mimpi itu,” harap Mahrez.

Tetapi, mencetak gol kembali tidak mudah bagi Leicester. Dini hari nanti, pertahanan klub yang berjuluk Los Nervionenses itu kembali diperkuat Gabriel Mercado. Bek Argentina itu punya kelebihan di sisi tekling dankemampuannya meredam set piece-set piece langsung ke pertahanan Sevilla. Apabila Leicester menggunakan cara itu untuk menyuplai bola ke Vardy, maka mereka akan kesulitan.

Jorge Sampaoli – tactician Sevilla – sedang dipusingkan performa anak asuhnya belakangan. Di tiga lagaterakhir, hanya sekali Sevilla memenanginya. Dua lainnya? Imbang. Termasuk ketika tertahan 1-1 klub papan bawahLeganes (11/3). Kelengahan pada menit-menit awal jadi persoalan serius Sevilla. Itu digaris bawahi Sampaoli. Dikutip Sport, mantan pelatih timnas Cile itu menyebut permainan seperti ini akan jadi penanda habisnya jalanjuara Europa League tersebut di Liga Champions kali ini. Dalam analisisnya, pelatih 57 tahun itu menilai Leicester sebagai klub yang mampu memanfaatkan sedikit pun kesalahan pemainnya. ”Kami harus mencoba bermain lebih baik lagi,” katanya.

BACA JUGA :  Aksi Solo Run Saul Niguez Jinakkan Bayern Munchen

Bukan hanya dalam bertahan. Dalam menyerang pun Sevilla kerap buntu. Dari 17 tembakan ke gawang lawandalam dua laga terakhir, hanya dua gol yang mereka ciptakan. ”Problemnya kami tidak mampu bermain lebih mengalirseperti sebelumnya, dan itu menghambat kami untuk membuat lebih banyak peluang dengan cara bermain berbeda,” ulas Sampaoli.

Setiap kali bermain tandang, Sevilla punya penyakit susah mencetak gol sekalipun mempunyai pertahanan kokoh. Selama fase grup kemarin, hanya satu gol yang mereka cetak dari tiga laga tandang. ”Saya khawatir kami tidakmampu membuat peluang yang kami butuhkan,” lanjut Sampaoli. (ren)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top