Jadi Calo, Oknum Polisi di Muna ini Bakal Dipecat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Jadi Calo, Oknum Polisi di Muna ini Bakal Dipecat

kendaripos.fajar.co.id– Upaya petinggi kepolisian untuk menciptakan proses rekrutmen anggota Bhayangkara tanpa praktik kecurangan, belum berhasil. Masih ada saja oknum dalam institusi itu sendiri yang mencoba melakukan tindakan melawan aturan. Salah satunya dilakukan Brigadir Susanto alias Santo, oknum anggota Polres Muna.

Brigadir Susanto diketahui meminta sejumlah uang pada korbannya untuk mengurusi keperluan tes penerimaan Bintara, Mei sampai Agustus 2015 silam. Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan atau penipuan sesuai penyidikan pihak Ditreskrimum Polda Sultra.

Sejak pekan lalu, Brigadir Susanto menjalani penahanan di Rutan Kelas IIB Raha, pasca Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra menyerahkan berkas perkaranya ke Kejari Muna.

Tersangka Brigadir Susanto dijerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP atas dugaan kasus penipuan dalam seleksi penerimaan calon bintara tahun 2015. “Tersangka ini (Brigadir Susanto) berdasarkan informasi dari berkas perkara adalah anggota Polri aktif. Tersangka berdinas terakhir di Polres Muna. Mengenai modus atau proses seperti apa, nanti dibacakan dipersidangan,” ungkap Kasipidum Kejari Muna, Yosephus Ary Sepdiandoko saat ditemui, kemarin.

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Yudith S Hananta menegaskan, pihaknya akan melakukan pemecatan pada Brigadir Susanto yang disangka melakukan tindakan penipuan serta penggelapan uang mencapai Rp 138 juta. Menurutnya, langkah tegas yang diambil agar tidak mencoreng institusi yang saat ini dinahkodainya. “Dari pada merusak institusi, lebih baik saya pecat, ” tegas Yudith. Sanksi pemecatan akan dilakukan pasca putusan pengadilan negeri. Setelah itu, institusinya melakukan sidang pelanggaran kode etik.

Yudith mengungkapkan, selain Brigadir Susanto yang akan dipecat, ia juga segera menerapkan sanksi serupa pada anak buahnya yang melakukan tindak pidana. Baginya, profesional tetap harus dijunjung tinggi sebagai lembaga dengan tagline melindungi, melayani dan mengayomi. “Oknum polisi akan dipecat jika terbukti melakukan pelanggaran disersi dan kode etik. Banyak yang mau saya pecat ini,” tegas mantan Kaden Gegana Polda Sultra itu. (b/ery)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top