Pj Bupati Bombana Berang, Dituduh Peras Kepsek – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Bombana

Pj Bupati Bombana Berang, Dituduh Peras Kepsek

kendaripos.fajar.co.id RUMBIA- Dana rehabilitasi nasional (rehabnas) 2016 yang diturunkan Pemerintah pusat ke Pemda Bombana menyisahkan masalah. Sejumlah sekolah yang mendapat kucuran anggaran tersebut, ternyata dimintai pungutan oleh oknum pegawai di SKPD yang mengelola dana rehabnas itu. Parahnya, permintaan “setoran” itu mengatasnamakan Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha.

Persoalan inipun sampai ke telinga Sitti Saleha. Pj Bupati Bombana ini marah dan mencari tahu oknum pegawai yang meminta pungutan dana rehabnas dengan mengatasnamakan dirinya. “Bohong itu kalau saya menyuruh minta uang dari kepala sekolah yang mengelola dana Rehabnas itu. Saya tidak pernah ketemu dengan oknum yang “menjual” nama saya itu,” tegasnya, kemarin.

BACA JUGA :  487 Hektar Sawah di Bombana Terancam Kekeringan

Sitti Saleha mengaku, dirinya tidak tinggal diam dengan sikap tidak terpuji yang dilakukan oknum pegawainya itu. Dia berjanji akan menindaklanjuti informasi tersebut, bahkan jika perlu, akan melaporkannya kepada aparat penegak hukum. “Saya tahu informasi ini, setelah beberapa kepala sekolah datang mengadu. Pastinya, saya akan telusuri, siapa pelakunya,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini pun menelusuri kebenaran laporan tersebut. Hasilnya, dia mendapatkan informasi jika tujuh sekolah yang menerima dana rehabnas itu, memang dimintai pungutan oleh oknum pegawai di Pemda Bombana.

BACA JUGA :  Sengketa Berlanjut, MK Agendakan Sidang Pilkada Bombana 13 April

“Kasihan sekolah kalau dana rehabnas saja harus dimintai pungutan. Ini tidak boleh dibiarkan. Saya akan proses persoalan ini,” ancamnya.

Menurut Sitti Saleha, proyek Rehabnas yang diturunkan di Kabupaten Bombana merupakan program pemerintah pusat. Program ini, tujuannya untuk membangun atau memperbaiki fasilitas sekolah-sekolah yang ada di tanah kelahirannya itu. “Jadi ini tidak boleh dipungut biaya. Dan saya minta kepada semua sekolah yang menerima bantuan tersebut termasuk bantuan dari pemerintah pusat, agar tidak memberikan ruang kepada oknum tertentu untuk meminta pungutan, apalagi mengatasnamakan dirinya. Kalau itu ada, tolong kroscek dan laporkan ke saya,” imbuhnya. (b/nur)

BACA JUGA :  Dua Hari Hilang, Lalu Ditemukan Tewas dalam Selokan

Komentar

komentar

1 Comment

1 Comment

  1. Rizky

    15 Mar 17 01:03 at 01:03

    Tolong di perjelas waktu dan tempatnya, saya pribadi tidak puas dengan berita yang satu ini tentang PJ marah2

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top