UHO Telorkan 507 Alumni, Plt Rektor: Jaga Nama Baik UHO – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Edukasi

UHO Telorkan 507 Alumni, Plt Rektor: Jaga Nama Baik UHO

Plt Rektor UHO, Prof Dr. Supriadi Rustad saat memindahkan tali toga wisudawan, sebagai simbol mengikuti telah menyelesaikan studi di Kampus Hijau tersebut, Kamis (2/3). Foto: Humas Universitas Halu Oleo for Kendari Pos

Plt Rektor UHO, Prof Dr. Supriadi Rustad saat memindahkan tali toga wisudawan, sebagai simbol mengikuti telah menyelesaikan studi di Kampus Hijau tersebut, Kamis (2/3). Foto: Humas Universitas Halu Oleo for Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARISetelah beberapa kali diundur, akhirnya sebanyak 507 alumni Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti wisuda yang dihelat di Auditorium Mokodompit, Kampus Baru Kamis (2/2). Seremoni ini dipimpin langsung Plt Rektor UHO, Prof Dr Supriadi Rustad.

Di hadapan alumni dan kerabatnya, Prof Supriadi mengingatkan wisudawan/wisudawati supaya senantiasa menjaga nama baik almamaternya. Mereka harus menjunjung tinggi nilai intelektual serta mengedepankan kebenaran ilmiah. Dengan itu, alumni UHO bisa menghadapi tantangan global yang saat ini sangat ketat persaingannya.

“Tetap jagalah nama baik UHO ini. Kabarkan pada dunia tentang nilai-nilai karakter JAGAD KITA (Jujur, Adil, Gotong-royong, Adaptif, Disiplin, Kreatif, Inovatif, Toleran dan Amanah). Kalian tak boleh terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas di luar sana,” tukasnya.

Lanjut dia, para alumni, dosen dan karyawan serta mahasiswa dapat berperan sebagai agen pembenah. Ia juga menyampaikan maaf terkait perubahan waktu wisuda tidak sesuai dengan yang sudah direncanakan semula.

“Kami ingin memastikan lulusan hari ini telah clear dan clean di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), sehingga dikemudian hari tak akan ada yang bermasalah. Khususnya, terkait keabsahan ijazah para wisudawan ini,” paparnya.

Asal diketahui, kata dia, tertib registrasi mahasiswa di PD Dikti merupakan strategi Kemenristek Dikti dalam hal memberantas ijazah palsu. Saat ini, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti telah mengeluarkan Penomoran Ijazah Nasional (PIN). “Bagi mahasiswa yang tidak terdata di PD Dikti tidak akan mempunyai PIN. Kalau punya ijazah dapat dikategorikan ijazah palsu,” tegasnya.

Dia pun berharap, alumni dapat menjadikan ilmu dan gelarnya untuk digunakan dalam hidupnya agar lebih bermakna. Bukan hanya diri, tetapi juga bagi bangsa, agama, dan masyarakat serta mampu membahagiakan keluarga besarnya, khususnya kedua orang tua.

Sebagai informasi, dari keseluruhan alumnya terdiri dari, 137 orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FIKP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 30, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 32, Fakultas Pertanian (FP) 24, Fakultas Teknik (FT) 28, Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 53, Fakultas Hukum (FH) 24, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 8, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 30, Fakultas Peternakan (FPt) 11, Fakultas Kedokteran (FK) 25, Profesi Dokter 4, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) 2, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 8, Fakultas Farmasi (FF) 15, Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FTIP) 5, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK) 9, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) 14, Program Pascasarjana (PPs) 1 doktor dan 26 magister serta Program Pendidikan Vokasi (PPV) 21 orang. (ISMA)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top