Kuota Haji Bertambah 677 Orang, Daftar Tunggu Sultra Tinggal 16 Tahun – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Kuota Haji Bertambah 677 Orang, Daftar Tunggu Sultra Tinggal 16 Tahun

020455_771453_jambiindependent_com_4_haji

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI-Kementrian Agama Sultra akhirnya mendapat kepastian berapa jatah kuota haji tahun ini. Terjadi penambahan signifikan di 2017 ini. Sebelumnya, Sultra hanya memberangkatkan 1335 jamaah, tahun ini bertambah 677 sehingga kuota menjadi 2012 orang.

Kepala Kantor Kanwil Agama Sultra, Mohammad Ali Irfan membenarkan hal itu. Kata dia, setelah proses lobi antara pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia pasca tuntasnya pekerjaan Masjidil Haram, kuota Indonesia diumumkan kembali normal. Kemudian mendapat kuota tambahan 10 ribu lagi khusus tahun ini. “Kuota normal kita itu 1668 orang setelah sebelumnya dipotong 20 persen atau 333 orang,” ungkap Ali Irfan di ruang kerjanya Jumat (3/3).

Saat ini, Kanwil Agama Sultra sudah menerima Keputusan Presidan dan Peraturan Mentri Agama RI terkait penambahan kuota haji. “Kita bersyukur, dari kuota tambahan 10 ribu itu setelah dibagi 34 provinsi, maka kita dapat 344. Kalau diakumulasi dengan kuota normal jumlahnya 677 orang,” jelasnya.

Bertambahnya kuota haji itu kata mantan auditor Kemenag RI ini, mereduksi daftar tunggu haji Sultra. Saat ini, pendaftar haji di Bumi Anoa ini mencapai 35.125 orang. “Daftar tunggu kita berkurang dari 25 tahun menjadi 16 tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Haji Kemenag Sultra, Wa Masi menuturkan ujung nomor porsi yang diberangkatkan Juli nanti yakni sampai 22910. Hanya , Wa Masi belum mengelompokkan kuota jamaah masing-masing daerah. “Kita lihat dari nomor porsi dulu, kemudian baru diidentifikasi masing-masing daerah, yang pasti Kendari paling banyak,” katanya. (ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top