Fildan Minta Dukungan Warga Sultra – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Selebritas

Fildan Minta Dukungan Warga Sultra

kendaripos.fajar.co.id Jakarta-Petualangan Fildan Rahayu di blantika musik tanah air kini sudah dimulai. Keikutsertaannya di kompetisi D’Academy alias Dangdut Academy di salah satu stasiun TV swasta nasional bisa mulus ke tangga juara bila dukungan terhadapnya tetap besar. “Saya berharap masyarakat Sultra mendukung perjuangan saya,” kata Fildan, kemarin di Jakarta.

fildannnnnn---

Fildan bermimpi, ia bakal mengharumkan nama Sultra dalam industri musik nasional. Indonesia harus tahu bahwa Bumi Anoa juga punya talenta-talenta besar di bidang musik, yang tak kalah piawai dibanding daerah lain yang kerap “menyumbang” artis di tanah air. “Doa dan dukungan, lewat SMS sangat kami harap,” ulangnya.

Sebelum tersohor seperti sekarang, Fildan kerap mencoba pertungannya di berbagai kompetisi menyanyi. Ia bahkan pernah ikut dalam kontes dangdut yang digelar Harian Kendari Pos. Termasuk bergabung dalam group band di Baubau. Sejak kecil, ia memang punya cita-cita untuk ke Jakarta. Impian itu baru terwujud saat menjadi peserta DA-4. Fildan bercerita pada tahun 2011 silam, ia hijrah dari Baubau menuju Morowali, Sulawesi Tengah.

Tidak lama berada di Morowali, ia langsung ke Kendari mencari pekerjaan. Ia diterima di salah satu rumah bernyanyi keluarga sebagai waiter. Di tempat itu ia bekerja sekitar dua tahun. Tahun 2013, ia memutuskan untuk mengundurkan diri, dan mengadu nasib di Papua. Di sana ia bekerja di sebuah perusahaan tripleks selama dua tahun. Nanti 2015 ia kembali ke Morowali untuk kembali ke hobinya bermusik. Saat itu ia bersama keluarga membuka usaha wedding singer.

“Usaha itu saya yang jalani tapi dibantu juga oleh keluarga,” kisahnya Tapi sebelum mengelola wedding singer sendiri, ia bekerja di wedding singer milik kakaknya bernama Selvi karena belum bisa mengelola sendiri. Kemudian, istrinya, Aty memotivasinya untuk menjadi seorang penyanyi. Nah saat bulan Oktober dibuka audisi spesial band DA-4 di Baubau, ia ikut mendaftar.

Ada tiga kota kecil yang dipilih panitia untuk membuka audisi spesial band, diantaranya Baubau dan Gorontalo, termasuk salah satu kota di Sulawesi Selatan. Dari tiga kota itu disaring dan dipilih satu orang untuk audisi dihadapan juri artis.  “Ternyata saya yang lolos. Awalnya saya belum tahu kalau spesial band dibuka di tiga kota di Indonesia bagian timur. Tapi saat saya tanya kembali ternyata ada di tiga kota,” tandasnya.

Audisi di Makassar langsung temui juri artis, sedangkan peserta lain harus melalui tiga tahap. Mereka tidak bisa langsung menemui juri artis sebelum melalui tiga tahap itu.  “Waktu audisi di Makassar saya ditanggung tiket pesawat dan penginapan. Tiba di bandara udara saya langsung dijemput panitia,” katanya. Kala itu, ada lima peserta asal Sultra yang dinyatakan lolos dan mendapatkan golden tiket.  Mereka adalah Selvi, Mahmut, Endang, Fildan, Indri.

Tapi ternyata yang dipanggil ke Jakarta hanya Fildan. Dari peserta audisi Makassar yang dapat golden tiket ada 15 orang. Tapi ketika dirangking kembali yang dinyatakan ke Jakarta hanya Fildan (Baubau), Kiki (Makassar), Aan (Bima), Putri (Balikpapan). “Yang pertama kali ditelepon panitia itu sudah dari 4 orang ini, makanya saya kaget,” cetusnya. Fildan mengaku pertama kali belajar nyanyi saat duduk di bangku sekolah dasar. Kala itu ia masuk dalam kelompok paduan suara. Tapi saat itu, ia paling suka dengan suara tiga.

“Saat ikut band, saya juga selalu suara tiga. Dari Sekolah Dasar, hingga tamta SMA, saya selalu suka dengan suara tiga,” akunya. Bila anda semua mendukung Fildan untuk jadi Juara D’Academy, anak muda asal Baubau itu berharap didukung lewat SMS. Caranya, ketik DA FILDAN, lalu kirim ke 97288. Dukung sebanyak-banyaknya ya…..!(dan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top