Olalaa…. Harga Cabai di sini Meroket – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Olalaa…. Harga Cabai di sini Meroket

Hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ini menyebabkan harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bekasi melambung. Di Pasar Tambun, harga cabai rawit mencapai Rp 140 ribu per kilogram.

timthumb (17)

Nalih (45), pedagang  kebutuhan pokok di Pasar Tambun mengatakan, meski harga cabai mahal namun tetap diburu pembeli. Harga cabai yang mahal disebabkan intensitas hujan yang tinggi beberapa hari ini.

“Memang harganya mahal, tapi tetap dicari karena memang dikenal pedasnya kalau cabai rawit jablay,” katanya. Namun, hal itu tidak berlaku untuk cabai rawit keriting merah dan cabai rawit hijau.

Kata Nalih, harga jenis cabai tersebut turun Rp 10 ribu per kilogramnya. Penurunan harga itu menurutnya tidak terpengaruh musim hujan. “Mungkin di pasar induknya lagi banyak makanya harganya turun, kan kalau di sana (Pasar Induk Cibitung) banyak pengaruhnya juga di pasar tradisional,” ucapnya.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pasar Tambun dan Pasar Setu, Muchlis Abdullah, mengatakan hampir semua harga kebutuhan pokok mengalami kestabilan harga.

Hujan deras dan banjir yang kerap terjadi tidak memengaruhi harga di Pasar Tambun, Tambun Selatan. “Rata-tara memang stabil dan pasokan juga banyak, jadi nggak ada pengaruhnya untuk kenaikan harga,” katanya.

Meski bgitu, sambung Muchlis, harga kubutuhan bahan pokok akan berubah setiap minggunya. “Kita update terus harga sembako tapi memang kenaikan dan penurunan harga terjadi karena berbagai faktor bisa karena panen dan kelangkaan barang dan juga naik turun rupiah terhadap dolar juga memengaruhi,” ungkapnya.(dho/rbs/gob)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top