Dugaan Korupsi DAK Muna 2015, Jaksa Periksa Sekda dan Ketua DPRD Muna – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Dugaan Korupsi DAK Muna 2015, Jaksa Periksa Sekda dan Ketua DPRD Muna

Nurdin Pamone

Nurdin Pamone

kendaripos.fajar.co.id,RAHA—Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna kembali mengintensifkan pengusutan kasus dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) Muna tahun 2015. Setelah memeriksa beberapa pejabat, jaksa meminta keterangan Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Nurdin Pamone dan Ketua DPRD Muna Mukmin Naini, Selasa (28/2). Mereka diperiksa sekira tiga jam terkait dengan realisasi pencairan DAK 2015 tersebut.

Sekda Muna Nurdin Pamone hadir terlebih dulu di kantor Korps Adhyaksa itu. Sekira pukul 09.42 dengan mengendarai mobil fortuner berwarna hitam bernopol DT 7221 DE, Nurdin turun dari kendaraannya. Dengan gaya khasnya, Nurdin memegang buku agenda ditangannya. Ia langsung menuju ke ruang Kasi Intel Kejari Muna La Ode Abdul Sofyan yang menungguinya sejak pukul 09.00 Wita.

Nurdin pun langsung menjalani pemeriksaan dengan ruang tertutup. Pukul 13.25 Wita, Nurdin Pamone keluar dari ruang Kasi Intel. Selama tiga jam lebih, Nurdin menjalani pemeriksaan. Kepada wartawan, Nurdin menyampaikan posisinya sebagai Sekda dan koordinator Tim Penganggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tentunya, pertanyaan yang dilontarkan oleh jaksa terkait dengan tupoksinya dalam tata kelola DAK. “Saya hanya memberikan keterangan terkait tugas sebagai Sekda dan TAPD,” ujarnya. Nurdin tidak begitu banyak memberikan keterangan terhadap wartawan. Dia berjanji akan selalu kooperatif menghadiri panggilan tim penyidik.

Sementara Ketua DPRD Muna, Mukmin Naini tiba pukul 11.28 wita dan langsung menuju ruang Kasi Intel Kejari Muna. Dalam ruang itu, Mukmin tidak lama. Sekira pukul 11.41 Wita, Mukmin terlihat keluar dan beranjak menuju ruang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Yosephus Ari Sepdiandoko. Ia pun menjalani pemeriksaannya.

Sekira pukul 14.52 Wita, Ketua DPRD Muna Mukmin Naini juga meninggalkan kantor Kejari. Mukmin Naini menjelaskan, kedatangan terkait dengan kewenangan dewan dalam penganggaran DAK. Tentu menyangkut hal-hal teknis. Ia menerangkan, DAK ada setelah penetapan APBD. Kemudian ditampung dalam perubahan peraturan bupati tentang penjabaran APBD 2015. Melalui aturan tersebut, lalu Pemda menyampaikan pada pimpinan DPRD. “Jadi dianggap dari segi prosedur selesai. Pemda jalankan kegiatan itu,” terangnya.

Dengan demikian, lanjut politisi asal PAN itu, usulan tersebut ditampung dalam APBD 2016. Ia menyebut, anggaran DAK sekira Rp 110 miliar. Namun itu ditetapkan dalam APBD yang kemudian diatur dengan Perbup. “Dan itu cukup menjadi payung hukum Pemda,” jelasnya.

Kasi Intel Kejari Muna, La Ode Abdul Sofyan mengungkapkan, pemeriksaan dilakukan terhadap Nurdin Pamone terkait tata kelola DAK. Tentu berhubungan dengan posisi dia (Nurdin Pamone, red) selaku Sekda dan TAPD. Dimana, membahas rencana program kegiatan dana anggaran yang diajukan ke DPRD, dibahas lalu ditetapkan. Apakah sudah sesuai mekanisme atau tidak. Pastinya, Sekda Muna mengetahui ada anggaran yang pembayarannya menyeberang tahun dengan menggunakan perbup. “Jadi mekanisme itu yang diselidiki terkait dengan pengelolaan DAK. Termasuk yang menyeberang tahun penyelesaian pengerjaannya. Kami melakukan pemeriksaan sesuai tupoksi Sekda dan TAPD maupun DPRD,” katanya.

Tentunya hal itu berkaitan dengan proses penganggaran kegiatan yang dibiayai lewat DAK. Kata Sofyan, dana yang dianggarkan pemerintah pusat ke daerah, dijabarkan oleh TAPD. Dengan berbagai macam kegiatan yang dirumuskan lalu diserahkan ke DPRD, untuk dibahas dan ditetapkan dalam APBD. “Begitu prosedurnya. Apakah sesuai mekanisme? Makanya dikroscek. Apakah berjalan sebagaimana mestinya atau tidak. Tapi saya belum bisa sampaikan sesuai mekanisme atau tidak. Tunggullah. Dalam waktu yang tidak terlalu lama ini, kita akan sampaikan, ” tandasnya. (ery)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top