Jalan di Kompleks Perumahan Bakal Diaspal. Simak Nih… – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Jalan di Kompleks Perumahan Bakal Diaspal. Simak Nih…

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Dinas Perumahan dan Pemukiman Penduduk Kota Kendari telah mengidentifikasi jumlah pemukiman yang ada di metro ini. Hasil pendataan itu mencatat, lebih dari 200 perumahan yang dibangun pengembang belum memiliki akses mulus seperti jalan lingkungan lainnya. Pemkot pun berencana mengambil alih pengaspalan jalan lingkungan di lingkup perumahan warga Kendari itu.

Jalan BTN belum diaspal (2)

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Penduduk Kota Kendari, Muhammad Saiful mengatakan pihaknya telah menyerahkan hasil pendataan tersebut pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang untuk ditindak lanjuti. “Nanti PU yang lihat mana prioritas untuk ditangani. Yang jelas ada sekitar 200 lebih kompleks perumahan yang perlu dapat perhatian,” jelasnya, Rabu (22/2).

Saiful memberikan gambaran, kemungkinan besar yang akan menjadi prioritas itu, selain jalannya yang rusak parah atau memprihatinkan, kepemilikan aset resmi juga akan menjadi pertimbangan khusus. “Sebenarnya kalau mau cepat itu, pihak developer harus serahkan dulu asetnya kepada pemerintah, pasti diprioritaskan,” kata Saiful.
Sejauh ini kata dia baru sedikit developer yang menyerahkan asetnya. “Itupun rata-rata perumahan baru,” ujar sambungnya.

Kewajiban pengembang menyerahkan aset Prasarana dan Sarana Umum (PSU) perumahan terutama yang bersubsidi itu telah diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman. Kemudian menyusul Perda nomor 13 tahun 2014 tentang penyerahan PSU. “Kalau sulit secara serentak penyerahan PSU karena memang membangun bertahap, maka bisa secara parsial penyerahannya. Supaya juga tahun-tahun berikutnya bisa sekaligus pemeliharaan,” sarannya.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari, Ir. H. Asrun menginstruksikan agar pendataan dilakukan tanpa harus menunggu laporan dari pihak pengembang. Pemkot berinisiatif pengaspalan diawali dengan penerbitan SK penamaan jalan lingkungan di perumahan. Jika dalam perjalanannya tidak ada klaim maka Pemkot secara sepihak bisa mengambil alih aset (PSU) milik perumahan tersebut. (c/ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top