Polisi Tak Mau Tetapkan Tersangka Lain Dalam Kasus Penambangan Aspal Ilegal – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Aneka

Polisi Tak Mau Tetapkan Tersangka Lain Dalam Kasus Penambangan Aspal Ilegal

 

Kendari, KP
Pemahaman hukum antara Penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sultra, berbeda. Sebelumnya melalui petunjuk untuk kelengkapan berkas penyidikan, jaksa menganggap polisi dapat menetapkan satu tersangka baru selain Rustam Zumbura dalam kasus penambangan aspal secara ilegal yang dilakukan pihak Koperasi Serba Usaha (KSU) Buton Bersinar. Namun, penyidik bersikukuh hanya ada satu tersangka saja. Argumentasinya, untuk menetapkan tersangka baru harus memiliki dua alat bukti lengkap.
Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Hartono yang dikonfirmas akhir pekan lalu mengaku, pihaknya telah menerima kembali berkas perkara Ketua KSU Buton Bersinar, Rustam Zumbura dari pihak Kejati. Namun permintaan JPU untuk menetapkan tersangka baru yaitu pengusaha yang membeli hasil penambangan aspal dan pihak oknum pejabat izin KSU Buton Bersinar beroperasi di daerah Pasar Wajo, tak dapat dipenuhi.
“Untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka ada mekanismenya. Tidak menetapkan begitu saja dalam sebuah kasus,” alasan Hartono. Ia berdalih, dalam perkara KSU Buton Bersinar, jajarannya tidak menemukan bukti terkait keterlibatan pihak lain untuk menetapkan siapapun menjadi tersangka baru. “Kami tidak memiliki alat bukti untuk menetapkan tersangka baru. Jadi yang dimaksud JPU untuk ditetapkan sebagai tersangka yaitu Toni Metro sebagai pembeli hasil pertambangan aspal KSU Buton Bersinar, belum kami tetapkan sebagai tersangka. Masih sebatas saksi saja,” paparnya.
Untuk diketahui penyidik Subdit IV Tipiter telah meminta keterangan Toni Metro, pengusaha yang berdomilisi di Kota Baubau. Pemeriksaan dilakukan pada pengusaha tersebut karena hasil eksploitasi tambang aspal yang dilakukan KSU Buton Bersinar tanpa izin usaha itu ditemukan berada di lokasi milik Toni. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top