BEI Kembali Capai Frekuensi Transaksi Tertinggi – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

BEI Kembali Capai Frekuensi Transaksi Tertinggi

Epha Karunia

Epha Karunia

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA-–Kamis (9/2),  PT. Bursa Efek Jakarta (BEJ) kembali mencapai rekor frekuensi transaksi perdagangan saham harian tertinggi, sepanjang berdirinya, terhitung sejak tanggal 13 Juli 1992 silam. Sebanyak 472.056 kali transaksi jual beli saham yang terjadi, telah mampu melampaui rekor sebelumnya yang jatuh di tanggal 11 November 2016, tercatat hingga 433.674 kali transaksi.

Ini membuktikan, BEI memiliki likuiditas yang terbaik di tahun 2017 jika dibandingkan dengan bursa-bursa lain dalam kawasan Asia Tenggara. Atas pencapaian besar ini, maka BEI menaruh harapan besar sekaligus berupaya tanpa putus untuk menjadi bursa terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 mendatang.

“Jika melihat rata-rata frekuensi transaksi perdagangan harian saham di sepanjang 2017, telah mencapai 324.736 kali transaksi. Jumlah tersebut tercatat lebih tinggi 22,94 persen jika dibandingkan rata-rata frekuensi transaksi perdagangan harian saham tahun lalu yang hanya 264.127 kali transaksi,” beber Kepala Komunikasi Perusahaan PT. Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono.

Selanjutnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup dengan perubahan 0,38 persen atau 20,38 poin ke level 5.361,088 poin bila dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang ada di level 5.381,475 poin. Walaupun mengalami perubahan, namun jumlah tersebut masih lebih tinggi 1,22 persen jika dibanding posisi IHSG pada penutupan perdagangan akhir tahun lalu, sebesar 5.296,711 poin.

Kapitalisasi pasar BEI dalam perdagangan hari ini, telah mencapai Rp 5.822,65 triliun atau meningkat 1,20 persen dibandingkan posisi di akhir tahun 2016 sebesar Rp5.753,61 triliun. “Dengan semakin prospektif serta makin likuidnya perdagangan pasar modal Indonesia, kami harap nilai kapitalisasi pasar BEI dapat terus meningkat dan mencetak rekor baru lainnya. Dan ini adalah kabar baik untuk publik,” tambahnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra, Epha Karunia Titasari mengatakan, berbagai pencapaian BEI adalah jaminan manfaat bagi pelaku pasar modal. Pasalnya, nilai yang terus meningkat dari tahun ke tahun adalah keuntungan bagi investor. Pada perusahaan perbankan, konsepnya adalah menyimpan sedangkan di pasar modal ialah menabung saham, dan tentu sakja imbal hasilnya pun lebih maksimal daripada produk investasi lain di luar saham.

“Ini adalah metode terbaik yang dapat ditempuh oleh segenap masyarakat. Karena selain capital gain dan deviden yang wah, berinvestasi saham di bursa efek pun terjamin keamanannya karena dipantau langsung oleh OJK,” tandasnya. (febri)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top