TPG Belum Dibayar, Puluhan Guru di Bombana Demo – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

TPG Belum Dibayar, Puluhan Guru di Bombana Demo

kendaripos.fajar.co.id RUMBIA- Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Rumbia, ibu kota Bombana, pagi kemarin (9/2) terbengkalai. Puluhan guru lebih memilih menggelar demonstrasi, menuntut pembayaran tunjangan sertifikasi dan tambahan penghasilan (Tamsil) triwulan IV tahun 2016 yang belum terbayarkan.

guru

Puluhan guru yang tergabung dalam Forum Guru Bombana (FGB) menggelar aksi demonstrasi sekira pukul 09.00 wita. Mereka menyampaikan tuntutannya di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, setelah itu dilanjutkan di Kantor Bupati Bombana. Koordinator Lapangan FGB, Kandamang mengatakan, aksi demo yang dilakukan sebagai buntut kekecewaan guru karena haknya tidak dibayar selama dua bulan. Padahal, telah melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik.

Sementara Samruddin, salah satu guru mengatakan, program sertifikasi guru sudah dimulai sejak tahun 2007. Namun hal yang ironis terjadi di Bombana di penghujung tahun 2016. Sebanyak 1.060 guru penerima dana tunjangan profesi belum menerima haknya. “Kami minta kejelasan supaya hak kami segera dipenuhi,” ujarnya.

Demonstran diterima langsung Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha. Dirinya merasa prihatin dengan keterlambatan pembayaran sertifikasi dan tambahan penghasilan guru. Padahal, jika digunakan sesuai porsinya, hak-hak guru itu, tidak akan sampai tertunda apalagi menyeberang hingga ditahun 2017 . “Saya akan upayakan pembayaran sertifikasi secepatnya. Ini merupakan hak-hak guru yang sudah dianggarkan oleh negara dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain,” katanya.

Sekda Bombana, Burhanuddin A HS Noy yang juga menemui demonstran menjamin akan segera membayarkan tuntutan para guru. Menurutnya, jika surat perintah pembayaran sudah diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dana sertifikasi dan tamsil langsung dikirim ke rekening masing-masing guru.

“Pengurusan dan proses pencairan uang ini tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi butuh proses dan mekanisme yang jelas. Jadi kami minta guru-guru untuk bersabar. Paling lama sesuai batas waktu yang diberikan (3×24 jam) atau pekan depan, sudah tuntas dibayarkan,” janjinya. (b/nur)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top