Serahkan Penanganan Ledakan ke Polisi, Walikota: Saya Tidak Takut Teror-teror Seperti Itu – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Serahkan Penanganan Ledakan ke Polisi, Walikota: Saya Tidak Takut Teror-teror Seperti Itu

Walikota Kendari, H Asrun

Walikota Kendari, H Asrun

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIKesejukan pagi yang tengah dinikmati Wali Kota Kendari, Dr Asrun di rumah jabatannya, berubah jadi kepanikan. Tepat pukul 07.50, telepon selulernya berdering. Setelah ia angkat, dari balik telepon terdengar suara Adriatma Dwi Putra (ADP), anak bungsunnya yang mengabarkan bahwa sebuah ledakan baru saja terjadi di rumah pribadi keluarga, di Jalan Syekh Yusuf II, di RT 16 RW 06 Kelurahan Korumba, Kendari.

Tanpa meminta penjelasan lebih panjang, Asrun yang semula menjadwalkan hendak berkantor, memilih langsung menuju ke rumahnya itu. Ia ditemani sang istri, Sri Yastin Asrun. Hanya beberapa menit di TKP, Asrun sekeluarga kembali meninggalkan rumah untuk memberikan ruang ke pihak kepolisian melakukan olah TKP.

BACA JUGA :  Kapolda : Benar itu Bom, Titik Ledakan di Dapur

Pusat ledakan ternyata berada di dapur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Informasi yang dihimpun menyebutkan, berbagai perabot di dapur termasuk tembok yang retak dan jendela rumah pecah. Saat kejadian, di rumah itu ada Adriatma Dwi Putra (ADP) dan istrinya, yang kebetulan masih berada di kamar saat kejadian.

“Soal teror yang terjadi di rumah saya, tidak jadi soal. Saya tidak takut teror-teror seperti itu,” kata Wali Kota Kendari, Asrun saat dimintai tanggapannya usai meninjau kondisi ledakan di dalam rumahnya. Ia memastikan, teror itu tidak akan ada pengaruhnya dengan jalannya pemerintahan di Pemkot Kendari, apalagi selama 9 tahun ini Kota Kendari aman-aman saja.

BACA JUGA :  Ledakan di Rumah Walikota Bukan Bom, Kapolda: Tidak Ditemukan Komponen BOM

Asrun hanya menduga bahwa ledakan di rumahnya itu memiliki kaitan dengan situasi politik jelang Pilwali Kota Kendari. Meski demikian, Asrun enggan menindaklanjuti persoalan itu lebih jauh. “Ada kaitan dengan acara yang akan kita hadapi tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Namun itu tidak usah diperpanjang, biarkan saja,” ujarnya.

Ketua PAN Kendari ini menyerahkan semua kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian. “Jangan sampai kalau kita tindak lanjuti teror itu justru akan memberi dampak ketakutan berlebih terhadap masyrakat. Untuk itu biarkan saja kepolisian yang bekerja,” tuturnya. Ia berharap, Kendari tetap berada dalam situasi aman dan damai. Untuk itu, masyrakat juga diminta untuk tetap menjaga keamaan.

BACA JUGA :  Kediaman Pribadi Walikota Kendari Diguncang Bom

Sementara itu, ADP juga memilih sikap yang sama dengan ayahnya. Calon Wali Kota Kendari itu memilih menyerahkan semua masalah yang terjadi kemarin itu kepada pihak kepolisian. “Saya menghargai langkah profesionalisme polisi mengungkap kasus ini. Kita sama-sama menunggu saja apa hasil penyelidikannya. Biarlah aparat yang mengungkapnya,” tandas ADP. (ely/yog/kmr)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top