Polisi Segera Buka SMS Antasari – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Polisi Segera Buka SMS Antasari

Antasari Azhar setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di kompleks Istana Merdeka, beberapa waktu lalu. (JUNEKA/JAWA POS)

Antasari Azhar setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di kompleks Istana Merdeka, beberapa waktu lalu. (JUNEKA/JAWA POS)

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIPolri terus mendalami kasus yang menjerat Antasari Azhar. Rencananya, Korps Bhayangkara meminta data percakapan lewat pesan singkat (SMS) handphone milik Antasari ke provider. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Mabes Polri Kombespol Martinus Sitompul menuturkan, pihaknya memang ingin membuka kembali data percakapan di handphone Antasari.

“Kami ingin mendapatkannya dari provider,” ujarnya. Meski, kesempatan untuk bisa mendapatkan data tersebut cukup kecil karena waktu yang sudah lama.

Peristiwa pengiriman pesan singkat yang diyakini Antasari bukan berasal dari handphone-nya itu terjadi lebih dari enam tahun lalu. “Saat itu bukti tersebut kan dikesampingkan,” paparnya.

Waktu yang lama itu memberikan sejumlah dampak. Misalnya, provider memiliki kapasitas penyimpanan terbatas sehingga data itu dihapus. Kemungkinan lain, provider tidak memiliki penyimpanan data tersebut. “Teknologi setiap provider berbeda,” ujarnya.

Belum lagi bila pesan singkat itu dikirim dan diterima provider yang berbeda. Tentunya, dengan posisi seperti itu, akan berbeda penanganannya. “Walau kami tetap berharap bisa mendapatkan data pesan singkat tersebut.”

Yang pasti, setelah meminta data pesan singkat tersebut, Polri akan menilai apakah bisa menindaklanjutinya. Dengan data pesan singkat itu, apakah unsur pidananya cukup atau tidak. “Tapi, kondisi kasus ini memang cukup sulit,” ungkapnya.

Martinus menuturkan, secepatnya Polri meminta data tersebut ke provider kartu milik Antasari. Dengan begitu, duduk perkaranya nanti lebih terang benderang. Yang pasti, keinginan Antasari telah mendorong penyidik mengungkap kembali kasus tersebut. Bila nanti ditemukan, bisa jadi kasus itu dibuka lagi. “Seandainya benar, SMS itu bisa jadi bukti,” papar mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya tersebut.

Sebelumnya, Antasari mendapatkan grasi dari Presiden Jokowi. Antasari juga menemui Presiden Jokowi yang kemudian memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan. Kasus Antasari sedang dipelajari untuk kemungkinan dibuka lagi. Kunci utama kasus itu bisa dibuka adalah soal pesan singkat yang sempat terungkap bukan berasal dari handphone Antasari. (idr/oki) 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top