Jasa Ulama, tak Sebanding Pendatang Baru – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Jasa Ulama, tak Sebanding Pendatang Baru

Haedar Nasir

Haedar Nasir

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIKetua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi mengatakan, pihaknya masih sangsi dengan permintaan maaf yang disampaikan Ahok terkait sikapnya terhadap Ketum MUI KH.Ma’ruf pada sidang Selasa (31/1).

Sebab, gerakan yang berkaitan dengan pembenaran perlakuan kasar Ahok di pengadilan masih begitu masif di media sosial.

”Supaya klir saja. Jangan di satu pihak ada minta maaf, tapi di sisi lain ada perang social media yang nuansa politisnya sangat kuat,” ujar Masduki.

Dia menuturkan, tindakan terhadap KH Ma’ruf Amin itu sudah menyakiti hati para ulama NU dan MUI.

”Umat Islam semuanya menjadi resah akibat kejadian kemarin itu,” tegas dia.

Sementara itu, dukungan untuk Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin terus berdatangan.

Kemarin (2/2), sejak pagi hingga menjelang sore, tamu datang silih berganti ke ruang kerjanya di lantai 2 kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta.

Dukungan tersebut, antara lain, datang dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan sejumlah ulama yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa.

Seusai pertemuan tertutup sekitar sejam, Haedar menuturkan bahwa pihaknya ingin memberikan dukungan moril kepada KH Ma’ruf atas kejadian di pengadilan sekaligus menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin nilai-nilai kebangsaan terkoyak oleh tindak tanduk sebagian kecil orang.

”Jangan diganggu perangai satu–dua orang yang bikin gaduh negeri ini,” tegas dia.

Haedar tak menyebutkan sosok satu–dua orang yang membuat gaduh itu.

Dia juga menuturkan, pihaknya tidak ingin hanya karena satu perkara, masyarakat terpecah belah dan saling curiga.

Padahal, peran ulama seperti KH Ma’ruf amat besar dalam menjaga keutuhan Indonesia.

”Jasanya (ulama, Red) besar untuk bangsa dan negara ini. Tidak seberapa dibanding para pendatang baru tanpa prestasi apa-apa yang sudah bikin gaduh di Republik ini,” ujar Haedar.

Sekitar pukul 13.00 rombongan pimpinan DPD juga menemui KH Ma’ruf. Mereka berdiskusi secara tertutup hampir dua jam untuk menyampaikan dukungan kepada MUI, khususnya KH Ma’ruf.

Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad menuturkan, inti pembicaraan dengan KH Ma’ruf terkait dengan upaya-upaya mencegah agar tidak timbul konflik horizontal.Dia juga meminta semua orang bisa menahan diri. ”Jangan sampai ada yang merasa paling Pancasilais,” ucap dia. (jun/sam/rya/c11/nw)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top