Di Dalam Adu Visi, Di Luar Saling Lempar…Dua Pendukung Rajiun pun Terluka – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Di Dalam Adu Visi, Di Luar Saling Lempar…Dua Pendukung Rajiun pun Terluka

Dua pasangan calon Bupat dan Wakil Bupati Mubar bergandeng tangan bersama komisioner KPU Mubar sebelum debat publik dimulai. Debat publik itu diwarnai aksi saling lempar antarpendukung diluar arena debat.Foto: YAFRUDDIN YADDI / KENDARI POS

Dua pasangan calon Bupat dan Wakil Bupati Mubar bergandeng tangan bersama komisioner KPU Mubar sebelum debat publik dimulai. Debat publik itu diwarnai aksi saling lempar antarpendukung diluar arena debat.Foto: YAFRUDDIN YADDI / KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat (Mubar) berlangsung, Rabu (1/2). Jika dua paslon adu ide diatas panggung, sedangkan pendukung saling lempar di luar arena debat. Insiden itu terjadi usai debat kandidat. Kedua kubu pendukung saling ejek yang berakhir saling lempar.

Akibatnya, Wa Bia warga dari Desa Lasosodo, simpatisan paslon Rajiun harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Dia menderita luka di pipi kanan. Wa Bia tak sendiri, pendukung Rajiun lainnya, La Jana warga Kelurahan Tiworo jadi korban lemparan botol yang diduga bom molotov.

“Saya mendengar ledakan. Namun setelah itu, saya melihat ada warna hitam dibajuku. Saat saya buka baju, perutku terlihat merah dan seperti tergaris-garis. Saya yakin itu adalah bom molotov karena sama bentuknya dengan bom ikan,” kata La Jana di Polsek Sawerigadi saat melaporkan kejadian yang menimpanya.

Gesekan antarpendukung itu tidak berlanjut setelah personel polisi yang berjaga turun mengamankan. Petugas mengeluarkan tembakan gas air mata sebanyak dua kali. Massa pun berhamburan.

Kapolres Muna, AKBP Yudith saat ditemui di TKP mengaku belum mengetahui persis ihwal kejadian tersebut. Sebab, dirinya baru tiba dari Raha setelah mengikuti Rakornas Pilkada di Jakarta. “Kalau soal itu nanti saya panggilkan Kabag Ops dan Waka untuk menjelaskannya, karena mereka berdua yang ketahui persis,”katanya.

Wakapolres Muna, Kompol Rofikoh mengatakan kalau dirinya juga tidak mengetahui detail insiden tersebut karena dia berada dalam aula saat debat berlangsung. “Itu terjadi spontanitas. Awalnya, saling ejek lalu saling lempar gelas mineral dan benda lainnya. Bisa jadi juga pakai tanah. Kedepannya kita koordinasikan sama kedua paslon dan kalau memungkinkan kita akan tambah personel. Belum ada yang diamankan,” ujarnya.

Paslon Janji Bangun Mubar dari Seluruh Sektor

Dua paslon dalam visi misinya sama ingin membangun Mubar dari seluruh aspek. Debat yang dipandu akademisi UHO, Prof Azhar Bafadal sarat program unggulan dari paslon LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika dan LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani.
Dalam paparannya, Cawabup La Nika mengatakan pembangunan Mubar harus melibatkan partisipasi masyarakat sesuai kompetensinya. Dalam membangun Mubar, menurut La Nika, harus terdapat keseimbangan pembangunan matra darat dan matra laut dengan pulau-pulau kecil. Tentunya untuk menambah daya saing wilayah.

“Visi kami adalah menjadikan Mubar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sultra, yang meliputi seluruh masyarakat di Mubar. Seluruh sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kemakmuran rakyat,” ujar La Nika.

Cabup nomor urut 1, LM Ihsan Taufik Ridwan menegaskan, membangun Mubar diperlukan penataan sistem seperti meningkatkan kualitas SDM dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal, mendorong daya saing Mubar dengan meningkatkan kapasitas dan pelayanan investasi dengan menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Secara bertahap menerapkan aplikasi e-government, e-buggeting dan e-payment di lingkup Pemda Mubar. “Menyiapkan infrastruktur dasar dan publik dalam mendukung pembangunan ekonomi dengan pendekatan investasi,”ujar Ihsan.

Sementara Cabup Mubar nomor urut 2, LM Rajiun Tumada mengatakan tampil di Pilkada Mubar untuk mewujudkan masyarakat Mubar yang sejahtera, demokratis, produktif dan berdaya saing dengan dilandasi oleh nilai-nilai religius.

“Untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera maka terpenuhi seluruh kebutuhan dasarnya yakni pendidikan, kesehatan, sandang pangan dan lingkungan sehat,” ujar Rajiun.

Dia juga berkomitmen mengurangi angka kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan masyarakat. Visi masyarakat produktif akan dicapai dengan menciptakan potensi sumber daya manusia yang visioner, inovatif, bertanggung jawab dan kompeten dalam berbagai bidang. “Nah, untuk bisa berdaya saing, harus ditopang dengan produk-produk unggulan dan kompetitif untuk dipasarkan baik secara regional maupun global,” tambah Rajiun.

Rajiun siap mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis agropolitan dan minapolitan melalui optimalisasi sentra-sentra produksi pertanian dan perikanan. Selain itu, mengembangkan potensi wisata dan keragaman budaya daerah sesuai dengan kearifan lokal serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif , efektif, partisipatif transparan dan bermartabat.

Sebelumnya, Ketua KPU Mubar Al Munardin mengatakan debat kandidat ini merupakan tahapan yang harus dilakukan. “Saya yakin kedua paslon ini adalah yang terbaik. Ini Pilkada pertama di Mubar, tentu seluruh masyarakat inginkan yang terbaik. Untuk itu mari saling menjaga agar pilkada berjalan baik,” ujar Al Munardin saat membuka debat publik.
Pengamanan debat kandidat melibatkan 272 personel polisi dan 40 aparat TNI. Pantauan koran ini, pengamanan gedung debat sangat ketat. Pintu masuk gedung dijaga aparat keamanan. (yaf)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top