Konut Fokus Jagung, Ruksamin: Petani Konut Terancam Kaya – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe Utara

Konut Fokus Jagung, Ruksamin: Petani Konut Terancam Kaya

Ruksamin memberikan cinderamata lambang daerah Konut kepada Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin.

Ruksamin memberikan cinderamata lambang daerah Konut kepada Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin.

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI-—Bupati Konut, Ruksamin menyatakan daerahnya akan fokus dalam pengembangan jagung. Tahun 2017, Konut akan mengembangkan 2000 hektar jagung dari 10.000 hektar target pengembangan jagung.

“Konut juga siap membeli jagung dari daerah lain,” kata Bupati Konut, Ruksamin, saat berkunjung ke Graha Pena Kendari Pos, Rabu (25/1). Saat berkunjung, Bupati Ruksamin yang didampingi Wakil Bupati Raup dan sejumlah pejabatnya diterima Dirut Kendari Pos. Irwan Zainuddin beserta jajaran manajemen dan redaksi Kendari Pos.

Fokus jagung dipilih Bupati Konut ini karena potensi geografis Konut sangat mendukung. Apalagi, tanaman jagung sangat  menguntungkan secara ekonomis. Dari kalkulasi Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) Sultra itu, 1 hektar jagung ditanam akan menghasilkan 7 ton dengan harga Rp 22 juta pertiga bulan. Jadi bila setahun 3 kali panen masyarakat bisa mengantongi uang sebanyak Rp 66 juta. Untuk mendukung itu, Pemda Konut sudah meneken MoU bersama Bulog agar hasil panen dibeli oleh Bulog dengan harga Rp 3.150 perkilo, tapi ada pengusaha dari Makassar yang menawar Rp 3.800 perkilo.

“Jadi kalau 10 hektare berhasil dengan harga Rp 3.150 perkilo maka masyarakat akan mengantongi sekitar Rp 220 miliar, itu satu kali panen. Akan lebih banyak uang di masyarakat dari pada di APBD Konut nantinya, ini yang saya maksud “terancam kaya”. Harapan kami ini bisa sukses bersama-sama dengan Kendari Pos,” ujarnya.

Ruksamin juga mengungkapkan bahwa program tersebut sama sekali tidak menggunakan APBD Konut tapi menggandeng 4 bank lewat mekanisme kerja sama. “Mereka (bank, red) sudah menyiapkan dana 9,8 juta per hektare untuk program tanam jagung tersebut,” imbuhnya.

Ia juga memastikan bahwa warga tidak akan rugi bila terjadi gagal panen karena sudah diasuransikan oleh Pemda Konut ke sebuah perusahaan asuransi ternama di Indonesia. “Tapi itu kalau gagal panennya benar-benar karena faktor alam ya, bukan karena malas. Kalau karena malas saya tidak cairkan asuransi tersebut,” tegasnya.

Ia berharap daerah-daerah lain dapat mengikuti program tanam jagung seperti yang dilakukan Konut. Terkait dengan pembeli Konut siap menjadi penampung dari hasil panen jagung daerah-daerah sekitar. “Saya harap daerah lain juga bisa melakukan hal yang sama. Jangan takut soal pasarnya, Konut melalui Perusda akan membeli seluruh jagung yang ditanam oleh masyarakat Sultra,” paparnya.

Dalam kunjungannya kemarin, Bupati Konut Ruksamin berterimakasih atas sumbangsih Kendari Pos dalam membesarkan namanya. “Dulu saya ingat bersama wartawan Kendari Pos kita satu tempat kos di Konawe. Kendari Pos juga berperan dalam membesarkan nama saya dan akhirnya saya menjadi pejabat. Terimakasih Kendari Pos,” tutur mantan anggota DPRD Konawe ini.

Ia pun yakin Kendari Pos bisa menjadi suporting dalam menyukseskan pembangunan Konut dimasa depan. Ketua DPW PBB ini menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah berfokus untuk mengejar ketertinggalan pembangunan 10 tahun. “Kita buka pelayanan dan penerimaan aspirasi masyarakat selama 24 jam seperti halnya kerja yang dilakukan Kendari Pos. Waktu saya dan Pak Wakil Bupati (Raup) hanya 25 persen kita gunakan untuk diruangan yang lain lebih banyak dilapangan,” katanya.

Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin mengapresiasi langkah Pemda Konut dalam pengembangan jagung hibrida tersebut. Ini juga momentum bagi Konut untuk menciptakan entrepreneurship di kalangan pemuda Konut. “Ini dapat membuka pikiran anak muda bahwa sukses itu tidak harus menjadi PNS. Tiap tahun berapa lulusan yang dicetak oleh UHO. Program penanaman jagung di Konut merupakan momentum guna menciptakan enterpreneurship yang banyak di Sultra,” kata Irwan Zainuddin.

Ia mengatakan bahwa Kendari Pos siap untuk menjadi suporting. Irwan juga mengatakan bahwa posisi Konut kini sudah sejajar dengan daerah lain dan kesuksesan Konut tersebut harus dipublish sebagai bentuk pertanggung jawaban kinerja pemerintah kepada Publik. “Media sebagai pilar keempat dalam demokrasi, Kendari Pos siap menjadi mitra Pemda Konut untuk memajukan pembangunan,” pungkasnya. (yogi)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top