Mau Jual Motor Curian, Asep Ditangkap – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Mau Jual Motor Curian, Asep Ditangkap

Asep, sang pencuri motor

Asep Setiadi, sang pencuri motor

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Asep Setiadi, warga Desa Amoito, Kecamatan Landono, Konawe Selatan kini mendekam di raung tahanan Polsek Baruga. Pria berusia 20 tahun itu ditangkap karena melakukan penipuan hingga berhasil membawa lari motor milik Awaluddin Nur.

Kronologis peristiwa itu bermula saat korban Awaluddin menawarkan motor Yamaha Vixion miliknya untuk dijual pada sebuah grup facebook seharga Rp 13 juta. Asep lalu melakukan negosiasi dan meminta untuk mengendarai motor itu untuk uji coba. “Kami janjian ketemu depan IAIN, Sabtu (14/1) lalu,” kata Asep, Senin (23/1). Setelah bertemu dengan korban, pelaku kemudian meminjam motor tersebut untuk tes drive. Tanpa curiga, mahasiswa semester empat pada sebuah perguruan tinggi di Kota Kendari itu menyerahkan motornya untuk dipakai pelaku.

Sayangnya, Asep tak kembali lagi dan menonaktifkan telepon selulernya. “Saya bilang mau tes dekat-dekat ji, tapi langsung saya bawa lari,” kata pria yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai porter di Bandara Haluoleo, kemarin.

Konyolnya, beberapa hari kemudian, pelaku memosting foto motor curiannya itu di grup jual beli untuk dijual seharga Rp 6 juta. Beberapa jam kemudian ada yang berminat dengan motor tersebut dan meminta bertemu di Mowila, Konsel. “Karena ada yang minat jadi saya mau jual saja. Ternyata yang mau beli itu polisi yang sudah lama mengejar saya. Motor itu satu minggu saya pegang,” sambung Asep.

Kapolsek Baruga, AKP Tiswan yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan yang dilakukan aparatnya terhadap Asep. Polisi yang melakukan penyamaran sebagai pembeli berhasil membekuk pelaku yang dalam sepekan menjadi buron. “Pelaku kita amankan sejak Sabtu (21/1) Pukul 14.00 Wita. Setelah mengetahui informasi dari korban kalau pelaku menjual kembali motornya, kami melakukan penyamaran dan membekuk tersangka. Pelaku kami kenakan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara,” tegas mantan Kasatlantas Polres Kendari itu. (kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top