Diduga Over Dosis, Mahasiswa Tewas di Kamar Kos – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Diduga Over Dosis, Mahasiswa Tewas di Kamar Kos

kendaripos.fajar.co.id BAUBAU- Warga Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki disalah satu rumah kos, Kamis (19/1). Diketahui, mayat tersebut atas nama Firman (23), warga Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan (Busel).

ovwer

Mayat tersebut ditemukan oleh Barlin (22) yang merupakan adik kandung korban bersama temannya Armun (21). Dimana, keduanya membuka paksa kamar korban dengan cara mendobraknya. Hal itu dikarenakan, keduanya merasa cemas. Sebab, korban tidak pernah terlihat keluar kamar selama satu hari. Namun, saat pintu kamar terbuka, keduanya melihat korban dalam keadaan tergeletak dengan kondisi mulut dan hidung berbusa. Korban sudah dalam keadaan kaku tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Murhum, Iptu Sukri Masse mengatakan, laporan adanya penemuan mayat tersebut saat pagi hari sekira pukul 08.45 wita dan pihaknya langsung mengarah ke TKP. “Kami mendengar informasi bahwa ada sosok mayat laki-laki yang ditemukan warga. Makanya, kita langsung menuju tempat kejadian. Setelah kita kroscek, ternyata benar. Korban adalah lelaki atas nama Firman yang merupakan salah satu mahasiswa jurusan akutansi ekonomi di Universitas Muhamadiah Buton,” jelasnya.

Kata dia, dari hasil keterangan saksi, Barli (adik korban) dan Armun sahabatnya, bahwa sehari sebelum kejadian, tepatnya Rabu (18/1) mereka bersama korban dari kampung turun ke Baubau. Mereka langsung menuju kos masing-masing untuk istirahat. Setelah sampai dikamar, keduanya (saksi) keluar sementara korban tetap di kamar. Sore harinya, kedua saksi kembali ke kemar. Mereka sempat mengetuk kamar korban tapi tidak disahuti.

Sehingga, keduaanya meninggalkan korban. Paginya, Kamis (19/1) kedua saksi belum melihat korban untuk keluar kamar. Sehingga mereka kembali mengetuk kamar korban. Namun, sama sekali tidak ada tanggapan. Sehingga, keduanya berinisiatif membuka paksa kamar tersebut dan teryata telah meninggal dunia.

“Persoalan tersebut sedang kami dalami. Dugaan sementara, korban meninggal karena over dosis mengonsumsi obat. Sebab, dari hasil olah TKP ditemukan bungkusan obat vitamin C, obat sakit kepala, bungkusan obat nyamuk elektrik, botol minuman berisikan pengharum pakaian dan botol air mineral. Pada hidung korban mengeluarkan busa warna putih dan mulut mengeluarkan darah,” bebernya.

Ia menambahkan, saat ini korban di bawah Ke RSUD Palagimata Kota Baubau untuk di lakukan pemeriksaan visum lengkap. Namun begitu, pihaknya tidak melihat tanda-tanda kekerasan yang dialami korban. “Tidak ada ditemukan bekas pukulan atau hantaman benda apapun dari tubuh korban,” pungkasnya. (c/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top