Pesawat Kargo Jatuh, Kotak Hitamnya Sudah Ditemukan – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Pesawat Kargo Jatuh, Kotak Hitamnya Sudah Ditemukan

HANCUR: Bangkai pesawat kargo yang jatuh di dekat Bandara Manas. (REUTERS)

HANCUR: Bangkai pesawat kargo yang jatuh di dekat Bandara Manas. (REUTERS)

kendaripos.fajar.co.id,KIRGISTAN—Tim penyelidikan jatuhnya pasawat kargo milik ACT Airlines telah menemukan salah satu kotak hitam Boeing 747 TC-MCL tersebut. Menteri Kedaruratan Kirgistan, Kubatbek Boronov mengungkapkan, kotak hitam itu akan diteliti para pakar dari Moskow, Rusia. Tidak disebutkan dengan pasti kapan hasil investigasi kotak hitam tersebut keluar.

Tim yang diterjunkan ke lokasi juga masih mencari kemungkinan adanya korban lain. Pesawat nahas tersebut Senin pagi (16/1) menabrak rumah-rumah penduduk di Desa Dacha Suu saat akan mendarat di Bandara Internasional Manas, dekat Bishkek, Kirgistan, dalam kondisi cuaca berkabut. Puluhan rumah rusak. Sedikitnya 15 di antaranya cukup parah.

Selasa (17/1), 37 jenazah yang sudah dievakuasi dipindahkan ke rumah duka setempat. Jumlah tersebut termasuk tiga pilot pesawat yang telah ditemukan. Dalam daftar korban tewas, ada 14 anak-anak. Penyelidik akan menginvestigasi tiap-tiap jenazah sebelum diserahkan ke keluarga masing-masing.

Pilot tersebut sempat dinyatakan hilang. Sangat mungkin korban jiwa bisa bertambah. Sebab, belum ada kepastian berapa jumlah kru di dalam pesawat. Begitu pula jumlah penduduk yang tewas karena kejadian tersebut. Hingga kemarin, ada 13 orang yang masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka-luka. Negara yang berpenduduk sekitar 6 juta jiwa itu kemarin menggelar hari berkabung nasional untuk mengenang para korban.

Kabut tebal yang menghalangi pandangan ditengarai sebagai penyebab tragedi tersebut. Namun, bisa juga tragedi itu terjadi karena kesalahan si pilot seperti yang diucapkan Wakil Perdana Menteri Kirgistan Muhammetkaly Abulgaziev sesaat setelah kejadian. Sebab, sebelum pesawat yang berangkat dari Hongkong menuju Istanbul tersebut celaka, ada pesawat lain yang mendarat di Bandara Internasional Manas. Pesawat lain itu bisa mendarat dengan selamat.

Sementara itu, penduduk Dacha Suu mengalami luka mendalam karena kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Sultan yang masih berusia 9 tahun kini harus menjadi yatim piatu. Orang tua, saudara, dan saudarinya tewas dalam tabrakan tersebut. Saat kejadian, Sultan sudah berangkat sekolah. Dia harus berangkat pagi karena bersekolah di desa lain. Begitu pulang, dia menemukan rumahnya sudah luluh lantak dan seluruh keluarganya meninggal.

”Keluarganya telah mengambil bocah tersebut,’’ ujar Abulgaziev. Penduduk dari desa-desa sekitar lokasi kejadian mulai mengumpulkan bantuan untuk para korban. Baik berupa makanan, pakaian, maupun uang. Pengumpulan bantuan kemanusiaan digelar hingga 20 Januari mendatang. (AFP/TheSun/CNN/AkiPress/sha/c17/sof/tia)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top