Pemagar Pantai Batu Gong Ternyata Oknum Polisi – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe

Pemagar Pantai Batu Gong Ternyata Oknum Polisi

Inilah pagar yang dibuat sehingga menutupi jalan pantai, yang selama ini dimanfaatkan warga sekitar dan pengunjung pantai. Foto: Komaruddin Kendari Pos

Inilah pagar yang dibuat sehingga menutupi jalan pantai, yang selama ini dimanfaatkan warga sekitar dan pengunjung pantai. Foto: Komaruddin Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,UNAAHA-–Warga yang ada di sekitar pantai Batu Gong, di Desa Tombowatu, Kecamatan Kapuyala, Kabupaten Konawe kini sedang risau. Sebabnya, di pinggir pantai sepanjang puluhan meter berdiri pagar keliling sehingga mengganggu aktivitas warga. Baik yang berprofesi sebagai nelayan maupun pengunjung.

Informasinya, pagar itu dibangun oleh oknum polisi karena menganggap tanah di lokasi tersebut miliknya.
Abdul Rasyid Gafur, warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan mengaku keberatan dengan berdirinya pagar tersebut. Soalnya, akses dirinya dan warga lain dalam mencari nafkan terganggu.

BACA JUGA :  Warga Protes! Ada yang Pagar Hingga ke Bibir Pantai Batu Gong

“Katanya tanah itu miliknya, makanya dipagari. Tapi kenapa sampai bibir pantai di pagar, harusnya kan itu milik umum,” kata Rasyid, akhir pekan lalu. Karena sudah meresahkan warga, dia berharap persoalan ini menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kalau begini terus, rakyat kecil seperti kami ini bisa kehilangan mata pencaharian. Kami ingin ada ketegasan dari Pemda maupun Kapolda untuk mengingatkan anggotanya,” harapnya.

BACA JUGA :  Warga Protes! Ada yang Pagar Hingga ke Bibir Pantai Batu Gong

Kepala Desa Tondowatu, Mansyur Ibrahim membenarkan kalau pemagaran bibir pantai dilakukan oknum polisi. Dirinya sangat menyesalkan karena hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah desa. “Sudah ada pertemuan dengan bersangkutan. Dia berjanji akan akan membongkar pagar tersebut. Namun hingga saat ini belum juga dilakukan,” ungkap Mansyur Ibrahim saat dihubungi akhir pekan lalu.

Bahkan, lanjut dia, Provos Polres Konawe dan Provos Polda Sultra sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Tapi sampai saat ini belum ada tindakan. “Terus terang warga sangat terganggu dengan adanya pagar itu. Soalnya, akses jalan menuju pantai menjadi terputus. Kasihan warga yang ingin beraktivitas, terutama yang mencari nafkah di laut,” jelasnya. Untuk itu, dia berharap langkah konkrit dilakukan supaya ada solusi nyata.

BACA JUGA :  Warga Protes! Ada yang Pagar Hingga ke Bibir Pantai Batu Gong

Dari pantauan koran ini, pagar yang diresahkan warga itu sampai ke bibir pantai. Pagar tersebut berupa pipa dengan ukuran besar yang didalamnya berisi semen, dengan panjang 50 Cm. Bila air laut sedang pasang, jalan disekitarnya tertutup sehingga tidak bisa dilewati warga. (KOMAR)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top