Hmm … Hari Kerja ASN di Muna Berkurang – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Hmm … Hari Kerja ASN di Muna Berkurang

kendaripos.fajar.co.id MUNA- Mulai Senin (16/1), Pemda Muna resmi memberlakukan lima hari kerja. Rujukannya sudah jelas. Yakni Peraturan Bupati (Perbup) nomor 01 tahun 2017 tentang jam kerja. Hanya saja, pemberlakuan tersebut ada konsekuensinya. Berupa tambahan waktu untuk berkantor.

download

Saat aturan baru itu diberlakukan, ASN masuk kantor mulai pukul 07.30 wita hingga pukul 16.00 Wita. Sebelumnya hanya sampai pada pukul 13.30 Wita saja. Hal itu disampaikan Asisten III Pemda Muna, Edy Uga saat ditemui di Kantor DPRD Muna, Jumat (13/1).

“Jadi hari Senin pekan depan, sudah diberlakukan lima hari kerja. Hari kantor mulai berkurang. Sabtu libur. Dan itu sudah diatur dalam Perbup. Hanya saja dalam lima hari kerja ini, jam kantornya saja yang bertambah. Semua SKPD sudah disampaikan,” kata Edy Uga, kemarin.

Konsekuensi lain pemberlakukan lima hari kerja adalah kemungkinan uang lauk pauk (ULP) dihapus. Mantan Kabag Hukum Pemda Muna itu mengaku dalam APBD tahun 2017, tidak ada alokasi anggaran soal itu. “Masih akan dikaji dulu. Tapi pastinya, semester pertama tahun ini belum ada anggarannya,” jelasnya.

Sejumlah pimpinan SKPD menyambut baik rencana tersebut. Termasuk soal ULP, emneurut mereka mestinya tetap harus ada. “Kalau ULP kan tidak jadi soal. Kita hanya ikut Pemprov. Karena hari Sabtu mau konsultasi dimana,” kata salah satu Pimpinan SKPD yang tidak mau disebutkan namanya.

Untuk diketahui, lima hari kerja dimungkinkan tidak akan berlaku pada ASN yang bekerja disektor pelayanan publik. Diantaranya, RSUD dan Puskesmas. Mereka masih akan memberlakukan enam hari kerja. Begitupula instansi yang bergerak disektor pendidikan. (c/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top