FPI Bakar Markas GMBI di Bogor – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Nasional

FPI Bakar Markas GMBI di Bogor

ILUSTRASI

ILUSTRASI

kendaripos.fajar.co.id,BOGOR— Markas Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Ciampea, Bogor dibakar sekelompok warga yang tergabung dalam organisasi Front Pembela Islam (FPI), Jumat (13/1) pukul 02.51 WIB, .

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, selain Markas GMBI, ada juga rumah warga yang terbakar.

“Pelaku kurang lebih yang dilihat para saksi 150 orang. Dari 150 orang sudah diamankan, 20 orang sekarang sedang dalam pemeriksaan di Polres Bogor Kabupaten,” kata Rikwanto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

BACA JUGA :  Adem Banget, Wasekjen MUI Anggap Penghadangan Dirinya Hanya Salah Paham

Rikwanto menjelaskan, sesaat aksi anarkistis itu terjadi, polisi langsung turun ke lapangan. Di sana, polisi menangkap 20 orang tersebut.

“Saksi yang diambil penyidik di TKP adalah masa ormas FPI,” tambah Rikwanto.

Mengenai pecahnya aksi anarki tersebut, Rikwanto mengaku masih menyelidikinya. Namun berdasarkan pemeriksaan sementara, oknum FPI terprovokasi dengan adanya isu penganiayaan anggotanya di media sosial.

BACA JUGA :  Wasekjen MUI Dihadang, Ribuan Anggota FPI Lapor Polisi

“Dari pemeriksaan awal, kami dapatkan informasi bahwasanya sudah beredar informasi di medsos yang menyatakan salah satu anggota FPI kena tusuk. Kemudian di medsos juga ada penculikan anggota FPI. Jadi banyak berita beredar di medsos dan ini menyulut anggota ormas FPI Bogor sehingga terjadi penyerangan tersebut,” terangnya.

Rikwanto menegaskan bahwa pihaknya masih mengusut kasus ini. Status penyelidikan pun sudah digelar.

BACA JUGA :  Astaga! Massa FPI Diserang Ormas Binaan Kapolda?

Untuk 20 orang saksi dari FPI, diamankan sementara di Mapolres Bogor Kabupaten.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman. Siapa berbuat apa akan jelas nantinya. Tentunya kalau ada pelanggaran hukum di situ akan kami proses hukum,” tandas Rikwanto. (jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top