Bupati dan si Cantik Farida Bisa Lolos dari Kasus Zina – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Bupati dan si Cantik Farida Bisa Lolos dari Kasus Zina

Farida Yeni yang digerebek bersama Bupati Katingan Ahmad Yantenglie. Foto: Facebook/Kalteng Pos

Farida Yeni yang digerebek bersama Bupati Katingan Ahmad Yantenglie. Foto: Facebook/Kalteng Pos

kendaripos.fajar.co.id,KATINGAN—Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan pasangan selingkuhannya yang digerebek saat berduaan di dalam kamar, Farida Yani, sudah berstatus tersangka.

Namun, menurut pengamat hukum Rahmadi G Lentam mengatakan, Yantenglie dan Farida bisa lolos dari jerat hukum apabila laporan terhadap keduanya dicabut. Status tersangka kasus perzinaan yang dikenakan sebelumnya juga otomatis gugur.

”Itu kan pasal delik aduan. Bila dicabut, maka selesai dan tidak ada lagi proses hukum. Karena syarat dari pasal itu adalah harus ada pengaduan dan laporan dari terlapor,” ujar Rahmadi.

BACA JUGA :  Ini Sosok Selingkuhan Bupati Katingan

Rahmadi menjelaskan, secara hukum, Farida tak bisa menikah dengan Yantenglie karena masih ada ikatan perkawinan resmi dengan SH, seorang polisi.

Kelanjutan proses hukum kasus itu sekarang berada pada keputusan pelapor.

Ditanya terkait isu buku nikah yang beredar yang dinilai menguatkan keduanya telah menikah, Rahmadi mengatakan, apabila benar, keduanya bisa dijerat lagi secara hukum karena Farida belum bercerai.

BACA JUGA :  Sama-sama Belum Cerai, Bupati-Istri Polisi Ini Nikah Siri

”Keduanya bisa dikenakan pasal lain selain perzinahan dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun,” ujarnya.

Menurutnya, pasal lain bisa diterapkan dan bukan lagi delik aduan apabila benar terjadi pernikahan seperti tertulis di foto buku nikah tersebut.

Apalagi bila salah satu pihak menyembunyikan pernikahan itu.

”Saya menilai, dengan dipanggilnya istri AY, bisa saja penyidik mengarah ke pasal itu,” ujar Rahmadi, seperti diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group).

Rahmadi menuturkan, poliandri atau istri memiliki lebih dari satu suami tidak dibenarkan dalam pernikahan.

BACA JUGA :  Polisi Dobrak Pintu Kamar, Eh Ternyata Istrinya Bersama Pak Bupati Tanpa Busana

Walaupun diperbolehkan ada poligami, namun dengan syarat-syarat yang ketat dan tak sembarangan.

Sementara itu, beredar kabar bahwa pelapor mencabut laporannya terkait kasus itu. Isu tersebut berembus kencang di media sosial.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Pol Gusde Wardana saat dikonfirmasi mengatakan, pelapor belum ada mencabut laporannya terkait kasus itu.

”Saya nggak mau dulu berandai-andai. Kita liat aja nanti, karena kasus ini diproses sesuai UU,” katanya ketika ditanya tindakan polisi apabila pelapor mencabut laporannya. (daq/ign)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top