Polemik Kenaikan Tarif STNK, Jokowi Kena Tipu? – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Polemik Kenaikan Tarif STNK, Jokowi Kena Tipu?

Suasana kantor Samsat Purbalingga dalam pelayanan pengurusan pajak kendaraan (Amarullah Nur Cahyo/Radar Banyumas)

Suasana kantor Samsat Purbalingga dalam pelayanan pengurusan pajak kendaraan (Amarullah Nur Cahyo/Radar Banyumas)

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Polemik kenaikan biaya pengurusan surat kendaraan bermotor yang tidak diketahui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap sebuah keanehan bagi kalangan legislatif.

“Aneh sekali. Gimana tata kelola pemerintah kalau begini? Apa fungsinya rapat kabinet kalau hal-hal yang menyangkut hajat hidup rakyat sampai presiden nggak tau?” kritik Yandri Susanto, Jumat (6/1).

Dia sepakat bahwa hal ini perlu diluruskan. “Ya sangat perlu (diluruskan). Jangan publik menilai Jokowi kena tipu sama bawahannya,” tegas Yandri.

Dia menduga sebetulnya Jokowi sudah mengetahui tingginya kenaikan tarif biaya pengurusan STNK dan BPKB tersebut. Akan tetapi ketika banyaknya penolakan atas tarif tersebut, sehingga sang presiden menghindar.

BACA JUGA :  Biaya STNK dan BPKB Naik Mulai Besok, Samsat Dibanjiri Warga Metro

“Banyaknya desakan publik protes terhadap kebijakan itu lalu presiden bilang enggak tahu. Penting sekali diluruskan sehingga kesimpangsiuran ini bisa diakhiri,” tutur politikus PAN itu.

Yandri pun menyarankan agar PP terkait penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kendaraan bermotor yang berlaku 6 Januari 2017 (hari ini) dicabut. “Sebaiknya pemerintah batalkan, termasuk kenaikan STNK,” pungkasnya. (dna/JPG)

BACA JUGA :  Biaya STNK Dan BPKB Naik Lipat Tiga, 92 Persen Masuk Polri

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top