Guru SMA/SMK Kini Ikut Perintah Gubernur – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Edukasi

Guru SMA/SMK Kini Ikut Perintah Gubernur

Gubernur Nur Alam, saat memimpin apel perdana bersama para guru SMA se-Sultra pasca di bawah naungan Pemprov Sultra, Kamis (5/1).

Gubernur Nur Alam, saat memimpin apel perdana bersama para guru SMA se-Sultra pasca di bawah naungan Pemprov Sultra, Kamis (5/1).

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—-Kamis (5/1), menjadi hari bersejarah bagi guru Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang urusannya dialihkan ke provinsi. Mulai kemarin, sebanyak 9 ribu pamong praja dari kabupaten/kota resmi berstatus pegawai Pemprov Sultra. Terhitung sejak kemarin, mereka hanya boleh ikut perintah gubernur, tak bisa lagi disuruh-suruh Walikota/Bupati.

Saat menerima PNS yang dialihkan ke provinsi, Gubernur Sultra, H Nur Alam cukup optimis arah kebijakannya bisa lebih dioptimalkan. Apalagi kini telah memiliki unit satuan kerja di daerah. Bukan hanya di sektor pendidikan, namun juga menyangkut urusan perhubungan, kehutanan serta seluruh urusan yang dialihkan.

Untuk memastikan kerja-kerja pemerintah, mantan Wakil Ketua DPRD Sultra meminta agar para PNS “baru” itu segera menyesuaikan diri. Apalagi patron yang menjadi kiblat kebijakan mereka berbeda. Pasca penyerahan ini kata dia, arah kebijakan mereka tidak lagi ikut Bupati atau Walikota, kendati lingkup kerjanya masih di daerah. Untuk itulah, gubernur meminta perlu dilakukan koordinasi dan komunikasi yang berkesinambungan. Dengan begitu, sinergitas pemerintah mengimpelemtasi kebijakannya bisa berjalan efektif.

“Mulai hari ini, kalian bagian dari keluarga besar Pemprov Sultra. Makanya, saya ingin mengucapkan selamat datang para pahlawan tanpa tanda jasa dan pegawai lainnya. Jangan merasa canggung untuk datang berurusan di kantor gubernur. Kalau ada Bupati atau Walikota yang keberatan, lapor ke gubernur. Surah marahi saya. Sebab apa yang kalian lakukan hanya mengawal kebijakan provinsi,” kata Nur Alam, saat menerima 9 ribu PNS yang dialihkan kewenangannya ke provinsi, Kamis (5/1).

Sebagai perwakilan provinsi di kabupaten/kota, mantan Ketua DPW PAN Sultra ini berharap para pegawai ini bisa menjembatani program kerja provinsi di daerah. Terutama untuk tenaga pendidik atau staf tata usaha. Pasalnya, anggaran yang dikucurkan provinsi setiap tahunnya cukup besar. Salah satunya melalui peningkatan mutu pendidikan lewat wajib belajar 12 tahun. Upaya pemerintah itupun kini mulai membuahkan hasil. Angka Partisipasi Kasar (APK) sekolah pendidikan menengah menunjukan tren peningkatan. Demikian halnya dengan Angka Partisipasi Murni (APM).

“Bila tahun 2008 lalu, APK Sultra hanya 56,22 persen. Diakhir tahun 2015, progresnya telah mencapai angka 86,47 persen. Sementara APM pada akhir tahun 2015 telah mencapai 72,31 persen. Sebelum program ini, APM Sultra hanya 44,26 persen. Untuk rasio guru secara kuantitatif terhadap sekolah dianggap cukup ideal. Perbdiangannya 1 banding 18,” jelas suami anggota DPR-RI Asnawati Hasan ini.

Pemenuhan sarana dan prasarana lanjut gubernur dua periode ini, turut menjadi perhatian provinsi. Mulai pembangunan unit sekolah baru di daerah 3 T, penambahan ruang kelas baru, peralatan hingga perluasan jaringan pengawasan dan layanan akses pendidikan berbasis IT. Melalui pembinaan tenaga pendidik, pemerintah konsen meningkatkan kompetensi guru dan tenaga administrasi. Untuk kualifikasi, dialokasikan dana beasiswa pada 1.280 orang.

“Setelah pengelolaannya diserahkan ke provinsi, saya berharap apa yang kita lakukan semakin baik. Kualitas pendidikan semakin meningkat. Siswa lebih disiplin, kreativitas dan inovasi lebih berkembang. Begitupun dengan urusan lainnya. Termasuk pengawasan tambang, perhubungan, kehutanan, penyuluh sosial dan lainnya. Saya mengajak kita semua bekerja membangun daerah,” pungkasnya.(amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top