Oknum Anggota Polres Buton Tembak Warga Baubau – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Oknum Anggota Polres Buton Tembak Warga Baubau

kendaripos.fajar.co.id, BAUBAU- Penembakan terhadap warga sipil yang dilakukan aparat kepolisian di daerah ini kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah La Seni (21), warga Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Baubau. Pelaku penembakan di paha kanan korban diidentifikasi berinisial Briptu M yang bertugas di Polres Buton. Insiden tersebut terjadi Senin (2/1) lalu sekitar pukul 23.00 Wita dan La Seni langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Palagimata, Kota Baubau untuk menjalani perawatan medis.

ilustrasi

ilustrasi

Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji yang dikonfirmasi Rabu (4/1) menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat M bersama lima rekannya sedang duduk bersama di sekitar perempatan jalan Kelurahan Wajo. Namun, tiba-tiba korban juga datang bersama temannya mengendarai motor sambil menghunus parang dan melontarkan ancaman. “Korban langsung menghampiri pelaku (M) dan kelima temannya itu sambil mengayunkan parang. Kelima teman M itu melarikan diri. Karena tinggal sendirian, anggota ini (M) merasa terdesak dan langsung memberi tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Karena merasa semakin terdesak, akhirnya M mengarahkan tembakan ke bawah untuk melindungi dirinya,” versi Suryo Aji saat dihubungi.
Setelah M mengarahkan tembakan, pelaku bersama rekannya langsung melarikan diri. Karena kondisi malam hari, sehingga tidak diketahui apakah penembakan itu mengenai korban atau tidak. “Nanti pada saat paginya baru ada laporan dari keluarga korban di Polsek Murhum, Kota Baubau. Padahal pelaku (M) juga berencana akan melaporkan kejadian tersebut atas ancaman pada dirinya dengan menggunakan senjata tajam,” sambung Kapolres.

Ia mengungkapkan, pemicu peristiwa tersebut bermula dari konflik antara warga Kelurahan Wajo dan Lipu. “Hanya persoalan sedikit antara orang perorang. Namun, karena sudah terpengaruh minuman keras, satu orang yang bermasalah langsung ajak teman untuk melakukan penyerangan,” terangnya. Suryo Aji menambahkan, masalah itu sudah ditangani langsung oleh Polres Buton. “Senjata yang digunakan pelaku itu organik, hanya jenisnya saya tidak tahu persis. Yang pasti seluruh persoalan tersebut telah ditangani oleh pihak Propam dari Polres Buton dan Polda Sultra,” tandasnya.

Sementara itu, La Seni menceritakan, peristiwa itu terjadi saat ia bersama beberapa teman berniat mencari motor milik sahabatnya yang hilang. Karena menurut informasi yang diperoleh, motor tersebut diduga ada di sekitar Kelurahan Wajo. “Kita berhenti di dekat tukang cukur, dekat perempatan Masjid Wajo. Di situ ramai orang, kita berhenti untuk bertanya apakah ada yang tahu atau melihat motor yang kami cari. Tiba-tiba, muncul dua orang pria dari lorong dan berdiri di tengah jalan dan langsung melakukan penembakan. Bunyi tembakan yang saya dengar berturut-turut dua kali. Kemudian terdengar lagi tembakan ketiga. Makanya, saya bersama teman langsung lari menyelamatkan diri dengan menggunakan motor. Yang keempat kalinya langsung kena paha saat saya sudah di atas motor,” sambung La Seni.

Dihubungi terpisah, Kapolres Buton, AKBP Andi Herman juga membenarkan M adalah oknum anggotanya yang melakukan penembakan. “Sudah ditangani Propam. Semua dilakukan karena membela diri. Meski begitu, anggota saya itu tetap melakukan pelanggaran. Karena, setelah kejadian, dia tidak langsung melapor. Yang kedua, meski keberadaannya di Baubau dalam rangka dinas, tapi saat kejadian dia tidak sedang dalam tugas. Makanya, sanksi tegas akan ada. Hanya saja kita masih tunggu hasil pemeriksaan Propam,” tandas Andi Herman. (ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top