Takut Kena Sanksi, PNS Pemprov Banyak Hadir Dihari Pertama Kerja Pasca Cuti Bersama – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Takut Kena Sanksi, PNS Pemprov Banyak Hadir Dihari Pertama Kerja Pasca Cuti Bersama

Lukman Abunawas

Lukman Abunawas

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Ancaman sanksi plus penundaan pembayaran gaji bulan Januari ternyata cukup ampuh. Tingkat kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sultra pada hari pertama masuk kerja pasca libur tahun baru cukup memuaskan. Dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, H. Lukman Abunawas, kehadiran pegawai diklaim di atas 95 persen. Lima persen lainnya disebut bukan absen, namun karena tengah cuti atau tugas luar. Padahal Sidak yang dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan.
Sekprov Sultra, Lukman Abunawas pun mengaku takjub. Mantan Bupati Konawe dua periode ini tak menyangka tingkat kehadiran pegawai cukup baik. Dalam sekian kali Sidak, ia mengaku baru kali ini jumlah pegawai yang tidak hadir, minim. Bahkan bisa dibilang 98 hingga 99 persen, bila dikurangi dengan pegawai yang cuti atau tengah dinas. Makanya, ia menaruh harapan besar agar hal ini bisa terus dipertahankan.

“Alhamdulillah, ini awal yang baik untuk memulai tahun baru. Ternyata kesadaran pegawai sudah mulai tumbuh. Saya berharap hal ini bukan karena adanya ancaman sanksi, namun bentuk dedikasi dan tanggung jawab melaksanakan tugas. Padahal kami datang tiba-tiba dan tanpa ada rencana. Dari empat SKPD, kehadiran pegawai di atas 95 persen,” kata Ketua KONI Sultra ini usai menggelar sidak, Selasa (3/1).
Dimulai sejak pukul 09.00 Wita, kantor Dinas Sosial menjadi target awal. Saat tiba di lokasi, Sekprov langsung mengecek daftar absensi didampingi Kepala Dinsos, Armunanto. Beberapa Petugas Tindak Internal (PTI) yang dikomandani Sekretaris Satpol PP, Arrijalu Raudatul Janna pun mengecek setiap ruang. Begitupun dengan Asisten III, Ketut Puspa Adnyana dan Kepala Biro Organisasi, Haris Lamarundu. Mereka berbincang dengan pegawai untuk mengkroscek kehadiran pegawai. Hasilnya, jumlah kehadiran pegawai mencapai 95 persen.

Setelah puas mengkroscek ruang demi ruang, Sidak dialihkan ke Dinas Penanaman Modal Daerah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMD-PTSP). Namun saat menuju ke intansi tersebut, tim tidak tahu tujuan. Kepala Biro Organisasi hanya mengatakan hanya mengikuti kendaraan Sekprov. Saat tiba, banyak pegawai terlihat. Sepertinya, mereka baru saja mendapatkan pengarahan. Kepala DPMD-PTSP, Masmuddin Husain yang mengetahui kedatangan Sekprov langsung keluar ruangan. Ia lantas meminta stafnya menunjukan daftar absensi.

Wajah Sekprov kembali sumringah. Kehadiran PNS diatas 95 persen. Namun untuk memastikan hal itu, Sekprov bersama tim PTI mengkroscek ruangan. Ternyata, hampir semua ruang penuh. Begitupun saat PTI mengecek nama pegawai diabsen. Kurang dari 15 menit, ia menuju gedung kantor Bakorluh. Sebab masih ada pegawai yang berkantor. Padahal lembaganya telah dilebur. Saat dikonfirmasi, 90 persen pegawai Bakorluh masih berkantor. Makanya, ia mengapresiasi pegawai yang tetap berkantor meski masih menunggu penempatan.

Sekitar pukul 10.45 Wita, tim menuju kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sultra. Di instansi ini, Sekprov disambut Sekretaris, Hj. Zaenab Piabang. Makanya, Sekprov sempat menanyakan keberadaan Kepala Dinas, Herry Alamsyah. Berdasarkan penjelasannya, yang bersangkutan tengah ke Biro SDA dan Ekonomi. Pasalnya, ada beberapa berkas yang masih tertinggal. Namun pada apel pagi, yang bersangkutan sempat memimpin dan memberi pengarahan. Usai menerima penjelasan, tim mengecek setiap ruangan. Sama seperti lainnya, tingkat kehadiran pegawai mencapai 96 persen. Sekitar pukul 11.15 Wita, Sidak berakhir.

Kepala Biro Organisasi, Haris Lamarundu mengatakan Sidak hari ini merupakan kegiatan rutin pasca libur atau cuti bersama. Apalagi sebelumnya sudah ada warning dari Sekprov. Paling tidak, bisa memberi efek jera bagi pegawai yang ketahuan membolos. Pasalnya, kebiasaan menambah-nambah waktu libur terkesan sudah menjadi tradisi. Setiap hari pertama masuk kerja, sejumlah ruang pada kosong. Namun tahun ini sedikit berbeda. “Kedepan, kami masih menunggu instruksi dari Pak Sekda. Kalau sudah ada, kami kembali akan turun. Biasanya, Sidak yang dilakukan mendadak. Satu jam atau beberapa menit sebelum sidak, baru kita mendapat informasi. Kalau tidak ada kendala, besok akan dilakukan apel bersama. Untuk itulah, kami berharap seluruh PNS untuk hadir,” pungkas mantan Sekretaris KPID Sultra ini. (mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top