Pulau Bokori Disesaki Ribuan Pengunjung, Gubernur Kewalahan Diajak Foto Selfie – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Pulau Bokori Disesaki Ribuan Pengunjung, Gubernur Kewalahan Diajak Foto Selfie

Pengunjung yang memadati Pulau Bokori, Minggu (1/1/2017)

Pengunjung yang memadati Pulau Bokori, Minggu (1/1/2017)

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—-Gubernur Sultra, H. Nur Alam, sumringah. Kerja kerasnya mempromosikan Pulau Bokori mulai membuahkan hasil. Pulau seluas 2,6 hektar ini kini menjelma sebagai destinasi wisata baru. Pesona pantai yang eksotis seakan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegera. Tak salah, pada momentum liburan pergantian tahun 2017, pulau yang dulu dihuni masyarakat Suku Bajo ini tampak sesak.

Menariknya, ribuan pengujung tidak hanya datang menggunakan alat penyeberangan yang telah disiapkan, namun ada yang sampai mencarter kapal ukuran sedang. Para pengunjung terlihat larut menikmati keindahan Pulau Bokori. Ada berenang, ada yang hanya selfi-selfi, dan banyak juga yang hanya keliling pulau. Jumlah pengunjung yang datang silih berganti memang membuat pulau begitu sempit. Keleluasaan menikmati pantai pun menjadi berkurang, mengingat jumlah orang yang mencapai ribuan. Jalan pun harus berhati-hati mengingat setiap tempat terdapat orang yang tumpah ruah di hari libur tahun baru 2017.

Demikian halnya Gubernur Sultra, H Nur Alam bersama istri Hj Tina Nur Alam dan keluarganya, berbaur dengan wisatawan. Ia dan keluarga nampak tak sungkan diajak berfoto atau berselfi dengan pengunjung. Gubernur terlihat kewalahan dalam melayani antusias warga yang ingi berfoto selfi dengannya, walaupun begitu Nur Alam terlihat tetap berhenti untuk memenuhi keingin selfie pengunjug Bokori.

Gubernur Nur Alam melayani permintaan foto bersama dari pengunjung Pulau Bokori, Minggu (2/1)

Gubernur Nur Alam melayani permintaan foto bersama dari pengunjung Pulau Bokori, Minggu (2/1)

“Alhamdulillah, upaya pemerintah mengenalkan Pulau Bokori telah membuahkan hasil. Kendati belum sepenuhnya dirampungkan, namun minat warga berkunjung ke pulau ini cukup besar. Bukan hanya liburan pergantian ini, namun dihari-hari biasanya. Dalam beberapa terakhir ini, belasan ribu wisatawan yang mendatangani pulau ini baik yang ingin merayakan pergantian tahun baru maupun menikmati liburan,” kata H. Kusnadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sultra, Senin (2/1).

"Pak gub....foto dulu" kata pengunjung di Pulau Bokori, Minggu (1/1)

“Pak gub….foto dulu” kata pengunjung di Pulau Bokori, Minggu (1/1)

Antusias warga mengunjungi Pulau Bokori kata mantan Karo Humas dan PDE ini, menunjukan objek wisata ini mulai mendapat tempat. Padahal upaya pengembangan destinasi wisata pulau ini baru berjalan kurang lebih dua tahun. Kendati demikian, pemerintah belum berpuas diri. Apalagi masih banyak pekerjaan yang masih tersisa untuk mengembangkan pulau ini. Makanya, saat ini pemerintah terus menggenjot pembangunan fasilitas pendukung.

“Karena termasuk program prioritas, otomatis anggarannya rutin dialokasikan. Misalnya, penambahan cottage baru plus perlengkapannya. Kebutuhan penyedian air bersih ditambah demikian halnya kapasitas daya listrik. Termasuk pembangunan sarana prasarana wisata lainnya. Tahun 2016, peralatan snorkling dan olah raga air telah tersedia. Pengunjung bisa menggunakan ski dan menguji nyali dengan banana boat,” kata Ketua Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Sultra ini.

Tidak hanya di pulau Bokori sambung mantan Kabag Humas, pemerintah juga membangun fasilitas pendukung. Seperti membangunan fasilitas penyeberangan di Kampung Bajo sekaligus tempat parkir dan kapal penyeberangan. Dengan adanya fasilitas itu, akses masyarakat yang ingin berkunjung ke Pulau Bokori akan lebih mudah. Kedepan, pemerintah berencana akan memperlebar jalan dari kampung Bajo ke Kota Lama.

“Yang pastinya, pengembangan pulau ini akan dirancang secara matang. Makanya, gubernur sempat menginstuksikan instansi terkait untuk lebih konsen. Apalagi animo masyarakat berkunjung ke Pulau Bokori cukup besar,” pungkas mantan Ketua PWI Sultra ini. (amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top