Nonton Kembang Api, Busur Nancap di Dada – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Nonton Kembang Api, Busur Nancap di Dada

kendaripos.fajar.co.id BAUBAU- La Ilu terkesima. Langit di atas rumahnya mendadak terang benderang oleh kembang api. Lelaki berusia 45 tahun ini sadar, itu adalah pertanda bila 2016 sudah berlalu dan sekarang sudah 2017. Baru saja ia hendak membuat resolusi agar tahun depan hidupnya bisa lebih baik, mendadak dua orang lelaki tak ia kenali, berkendara sepeda motor matic menghampirinya. Bukannya mengucapkan selama tahun baru, dua orang itu malah melepas busur.

la-ilu-dibusur

Belum sadar apa yang terjadi, pekerja lepas di pelabuhan itu sudah terkulai. Sebuah anak panah sudah menancap di dada kirinya. La Ilu yang tinggal di Lorong Pecek, Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio jatuh dengan darah mengalir. “Ia langsung dibawa ke rumah sakit Siloam Baubau,” kata tetangganya bernama Ismail yang menyaksikan peristiwa pembusuran, (1/1) itu.

Ismail bercerita, aksi kejahatan jalanan tersebut terjadi 10 menit setelah detik tahun 2017 tiba. Dari depan rumahnya, La Ilu menyaksikan parade kembang api menghiasi langit Baubau. Maklum, rumahnya berada di ketinggian sehingga bisa menyaksikan lebih leluasa panorama cahaya malam itu. La Ilu tak keluar rumah karena lelah setelah seharian bekerja di pelabuhan.

“Setelah memastikan mata busur mengenai korban, kedua pelaku langsung kabur. Warga sekitar melakukan pengejaran tetapi, kedua pelaku tidak terkejar. Beruntung, korban masih bisa terselamatkan karena cepat dibawa ke rumah sakit,” terang Ismail. Peristiwa tersebut sontak memicu kericuhan dan kemarahan warga yabg sedang menikmati malam tahun baru.

Mereka berkerumun dan memblokir jalan agar kendaraan tidak ada yang lewat. Setiap kendaraan diarahkan putar balik. Situasi makin tak terkendali saat beberapa pemuda membuang botol minuman ke arah jalan. Bahkan warga sempat berencana untuk melakukan penyerangan. Hanya saja sasaranya tidak dikenali. Karena pelaku yang membusur La Ilu tidak diketahui orangnya dan alamatnya.

Aparat kepolisian dari Polresta Baubau yang berada di lokasi kejadian berusaha untuk menenangkan massa yang melakukan pemblokiran jalan. Kemudian berusaha melakukan negosiasi agar massa kembali ke tempatnya semula. Namun, semua itu tidak bisa meredam amarah warga. Masa terus mengamuk dan berteriak-teriak. Beberapa orang terlihat membawa senjata tajam. Sehingga, membuat aparat kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan. Sehingga, massa bergerak kembali ke Lorong Pecek sambil membakar ban.

“Beri kesempatan kepada kami untuk bisa menangkap pelaku pembusuran. Kalau kalian bergerak sendiri, kalian akan berhadapan dengan kami,” imbau Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji, SIK yang turun langsung ke lapangan untuk mengamankan kodisi masyarakat. “Seluruh warga, agar kembali ke rumah masing-masing dan menikmati malam Tahun Baru. Percayakan persoalan ini kepada pihak keplisian,” sabung Suryo.

Situasipun akhirnya nembaik. Warga, kembali ke rumah masing-masing dan melajutkan aktifitasnya. Kendati demikian, aparat kepolisian terus melakukan penjagaan hingga pagi hari. (ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top