Pakai Nopol B 1 DKI, Mobdin Plt Dikuntit Warga AntiAhok – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Pakai Nopol B 1 DKI, Mobdin Plt Dikuntit Warga AntiAhok

Soni Sumarsono

Soni Sumarsono

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Menggunakan pelat nomor mobil B 1 DKI ternyata malah membawa kerugian bagi Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Pasalnya, pelat tersebut membuat mobil dinas Sumarsono kerap disangka mobil Gubernur nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) oleh warga.

Sebenarnya hal tersebut tidak jadi masalah jika situasi di ibu kota sedang normal-normal saja.

Masalahnya, kini ada sebagian warga yang sedang sangat marah kepada Ahok karena ulahnya yang dianggap menistakan agama Islam. Mereka pun tak malu-malu mengekspresikan kemarahan tersebut.

Seperti yang terjadi saat Sumarsono menggunakan mobil B 1 DKI untuk mengunjungi daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (30/12) pagi tadi. Dia sempat diteriaki dan dibuntuti warga setempat yang marah kepada Ahok.

Dalam perjalanan dari rumah dinas menuju Duren Sawit, mobil Soni beserta rombongan sempat melewati sebuah acara warga yang diadakan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Usai lewat di lokasi tersebut, rombongannya kemudian dibuntuti sejumlah peserta acara tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Saat membuntuti rombongan Soni, para pengguna motor itu tampak mengangkat kepalan tangan sambil berteriak.

Namun, rombongan Soni tak dibuntuti sampai jauh. Saat rombongan melintasi flyover Kampung Melayu, pengguna motor yang membuntutinya itu langsung mengambil arah lain.

Saat dikonfirmasi usai kunjungan ke Puskesmas Duren Sawit, Soni mengatakan warga yang membuntuti itu mengira di dalam mobil ada Ahok.

“Begitu saya buka kaca, ternyata saya, mereka bilang ‘maaf pak’. Jadi ada salah persepsi. Kalau lihat pelat DKI 1 langsung dikira Pak Ahok,” ujar Soni.

Karena kejadian itu Soni memutuskan mengganti pelat nomor mobil dinasnya. Kini mobil Lexus berwarna hitam itu menggunakan nomor polisi B 1549 RFS.

“Daripada kita memancing persoalan karena mobil lewat diteriakin terus kan. Ya sudah, saya ganti (pelat). Kan sayang, teriakan Allahuakbar itu kan suci, masak untuk neriakin mobil?” tukasnya. (rmol/dil/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top