Tiga Pemilik Handak Digelandang Polisi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Tiga Pemilik Handak Digelandang Polisi

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Sultra mengamankan tiga pemilik bahan peledak berinisial PD, SR dan DR. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita 25 kilogram pupuk bermerek matahari kuning, dan 55 liter cairan berbahan amonium nitrat. Kabidhumas Polda Sultra, AKBP Sunarto yang dikonfirmasi Kamis (22/12) menjelaskan, penangkapan dilakukan sejak awal pekan ini dalam sebuah partoli rutin.

download-7

Dua tersangka. SR dan DR ditemukan di Pulau Maloang Besar, Perairan Muna. Dari tangan keduanya, disita delapan karung pupuk, dua karung serbuk amonium nitrat, lima jerigen cairan serta 15 detonator atau alat peledak. “Setelah mengamankan pelaku, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan. Hasilnya, kedua pelaku menyebut barang itu diperoleh dari rekannya berinisial PD,” tuturnya.

Setelah melakukan pencarian terhadap penyalur bahan peledak tersebut, personil Polair menemukan PD di Pulau Balu. Dari tangan pengedar Handak tersebut, polisi mengamankan satu unit kapal tanpa nama berwarna hijau yang diduga digunakan pelaku untuk menjual bahan peledak para calon pembelinya.

“Para pelaku telah melanggar pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang bahan peledak, subsider pasal 104 jo pasal 6 ayat 1 jo pasal 113 jo pasal 57 ayat 2 UU RI No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan jo pasal 55, 56 KUHP. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Penyidik terus melakukan penyelidikan untuk melakukan pengembangan dalam kasus tersebut,” tegas mantan Kapolres Muna itu. (c/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top