Honorer Pemkab Konut dan Rekanan Terjaring OTT – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Honorer Pemkab Konut dan Rekanan Terjaring OTT

kendaripos.fajar.co.id WANGGUDU- Aparat Subdit III Tipikor Polda Sultra yang membentuk tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) berhasil mengungkap dugaan praktik pungli dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (21/12) malam lalu. Pelakunya adalah seorang honorer pada Sekertariat Daerah Kabupaten Konawe Utara berinisial HT. Dalam OTT tersebut, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial AH yang diketahui adalah rekanan dalam pekerjaan pengadaan Very Small Aperture Terminal (VSAT), perangkat penerima sinyal dari satelit. HT kini ditetapkan sebagai tersangka. Sementara AH masih berstatus saksi.

barang-bukti-ott-dan-ht-tersangka-2

Polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 86.450.000. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolda Sultra untuk kepentingan pengembangan. Kabidhumas Polda Sultra, AKBP Sunarto saat dikonfirmasi Kamis (22/12) menjelaskan,

OTT dilakukan usai Tim Subdit III Tipikor menerima informasi jika akan ada transaksi Pungli yang dilakukan pelaku di Lippo Plaza Kendari. Saat dipantau, HT terlihat sedang menunggu AH. Setelah bertemu pada salah satu restoran, AH sebagai pelaksana pengadaan VSAT lalu memberikan sejumlah uang kepada HT. “Saat memberikan uang, tim Saber Pungli langsung melakukan penggerebekan dan membawa kedua pelaku di Polda untuk diperiksa” paparnya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi juga menyita tiga amplop putih masing-masing tertulis PPTK berisi uang Rp 1 juta, PPBJ berisi uang Rp 5 juta dan pemeriksa barang sebanyak Rp 3 juta. Ada pula satu lembar kwitansi dari CV Bina Bahari Nusantara senilai Rp 135 juta, satu lembar faktur penjualan Rp 146.825.000 pengadaan laptop, satu buah buku tabungan atas nama Helmi Topa, satu lembar rekening koran giro periode 1 Juli 2016 sampai 21 Oktober 2016 milik CV Inayadaza di Kelurahan Tuoy. “Barang bukti yang ditemukan penyidik juga telah diamankan dan sementara dikembangkan,” tandas mantan Kapolres Muna itu. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top