Di Sultra, Pengamanan Gedung Gereja Diperketat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Di Sultra, Pengamanan Gedung Gereja Diperketat

Kapolda Sultra, Brigjen Agung Sabar Santoso menyematkan tanda operasi lilin 2016 pada pasukan pengamanan, Kamis (22/12)

Kapolda Sultra, Brigjen Agung Sabar Santoso menyematkan tanda operasi lilin 2016 pada pasukan pengamanan, Kamis (22/12)

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Gelar pasukan pengamanan dalam Operasi Lilin 2016 yang melibatkan personil Polri, TNI, Satpol PP, Basarnas, Dishub, Dinkes dan Pramuka dihelar Kamis (22/12) sore di pelataran MTQ Square. Ada 1.479 orang dilibatkan dalam pengamanan pelaksaan hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Mereka akan disebar pada 97 pos pengamanan (Pospam) di seluruh wilayah Hukum Polda Sultra.

Dalam gelar pasukan yang dipimpin Kapolda Sultra, Brigjendpol. Agung Sabar Santoso tersebut juga dihadiri langsung Wakil Gubernur, H.M. Saleh Lasata serta unsur Muspida lainnya. “Operasi Lilin 2016 ini melibatkan 85.744 personil Polri, 15.096 personil TNI dan 55.130 terdiri dari Satpol PP, Dishub, Dinkes, Pramuka dan Jasa Raharja di seluruh Indonesia. Dalam operasi, dilakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan melibatkan seluruh stekholder, salah satunya antisipasi aksi teror, sabotase dan kejahatan berkadar ancaman tinggi,” kata Agung Sabar Santoso membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian, kemarin.

Usai seremoni, Kapolda yang ditemui menjelaskan, seluruh personil harus bekerja maksimal dalam pengamanan natal dan tahun baru. Untuk intelijen, Ia berharap lebih intens melakukan deteksi dini untuk mengetahui ancaman-ancaman yang mungkin akan mengganggu kenyamanan masyarakat. “Operasi ini adalah kegiatan rutin tahunan yang dilakukan Polri. Fokus pengamanan di tempat-tempat keramaian, salah satunya di gereja. Jadi akan ada personil yang melakukan penjagaan di setiap gereja. Kami sarankan untuk para jemaat yang akan masuk gereja tidak usah membawa tas. Bawa kitab saja untuk memudahkan pengamanan yang kami lakukan,” imbaunya.

Kapolda juga melanjutkan pada saat ibadah perayaan natal akan dilakukan sterilisasi oleh pihak kepolisian dengan tetap berkoordinasi dengan panitia pelaksana di gereja. “Setiap yang akan masuk ke dalam gereja untuk melakukan ibadah, kami akan lakukan pemeriksaan. Semoga ini tidak mengganggu kenyamanan, karena ini untuk pengamanan bersama,” tegasnya.

Kapolres Kendari, AKBP Sigid Hariyadi yang ditemui menjelaskan, untuk wilayah hukumnya, ada enam pos pengamanan yang didirikan di Bundaran Tank Anduonohu, Depan Lippo Plaza, Jalan Sao-sao, Jalan Ahmad Yani depan Swalayan Rabam, pelataran Eks MTQ, depan Mall Mandonga dan di Kendari Beach. Selain itu Polres Kendari juga akan membuat lima pos kecil pada lima gereja besar di Kota Kendari. “Kami mengharapkan kerjasama masyarakat dalam pelaksanaan pengamanan natal dan tahun baru nanti, agar operasi lilin berjalan dengan baik,” harapnya. (kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top