Ir Asrun : Setiap Harinya Bersama Ibu Adalah Hari Ibu – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Ir Asrun : Setiap Harinya Bersama Ibu Adalah Hari Ibu

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Bagi Ir Asrun, setiap hari bersama ibunya adalah hari ibu. Tak perlu menunggu tanggal 22 Desember untuk melakukan sesuatu yang istimewa untuk perempuan yang telah melahirkannya, sebab, usia merupakan rahasia Allah. Sehingga kebersamaan dengan ibu harus dimaksimalkan. “Saya rasakan betul kasih sayangnya tanpa pamrih, meskipun kita kepala batu, dia tetap tidak berubah, tetap ramah dan pengertian,” katanya, mengenang sosok ibundanya.

asrun-sedih

Salah satu pengalaman paling berharga bagi Asrun yakni saat dirinya menempuh pendidikan S1 di Makasar. Katanya, ibunya adalah sosok yang selalu rindu dan memilih menengoknya ke Makasar. “Tapi malah kadang saya suruh tidur di rumah keluarga karena saya mau konsen belajar, tapi dia mengerti saja,” kisahnya.

Bahkan ketika melanjutkan studi ke Australia, Asrun tak ragu meninggalkan anak dan istrinya bersama ibunya. “Saya tenang karena saya tahu ada ibu saya yang menjaga mereka bertiga,” lanjutnya.

Meski telah berbeda alam dengan sang ibu sejak 9 tahun yang lalu, pesan-pesan sang inspirator itu masih selalu terngiang ditelinganya. Cara mendidik anak benar-benar dijadikannya panutan. Nilai agama, pendidikan, dan hubungan bermasyarakat sudah ditanamkan ibunya sejak kecil.

Ada satu permintaan sang ibu yang tidak sempat direalisasikan Asrun karena ibunya terlebih dulu dipanggil Pencipta. Saat itu, Asrun sudah memenangkan pertarungan kursi wali kota. Lalu sang ibu meminta agar digelar selamatan. “Saya jawab, belum dilantik dan belum ada SK, nanti saja,” ujarnya mengulangi perkataannya pada ibunya 2007 silam.

Sayangnya, sebelum Asrun-Musadar diambil sumpahnya sebagai Wali Kota periode 2007-2013, sang ibu telah menghembuskan nafas terakhirnya. “Saya sedih betul di hari pelantikan itu tanpa ibu saya,” sambungnya, dengan mata yang mendadak berkaca-kaca.

Ia menghimbau kepada siapa saja yang masih memiliki kedua orang tua terutama ibu agar benar-benar berbakti dengan kesungguhan hati. “Ibu itu tidak minta banyak yang penting kita sukses itu sudah buat dia lega, saya pun jadi wali kota karena doa ibu saya, sebelum kampanye saya sungkem dulu minta restunya, Alhamdulilah semua urusan saya selalu lancar,” paparnya.

Apa yang diajarkan sang ibu, itu pula yang diturunkan Asrun pada anak-anaknya. Jika anak manja, sesungguhnya karena bukan karena sang anak lemah tetapi karena itulah cara ibu dan anak menjadi dekat. (ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top