Tangkap Mucikari Ayam Kampus, polisi Sita 3 Dos Kondom – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Tangkap Mucikari Ayam Kampus, polisi Sita 3 Dos Kondom

 Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (tengah) dan Kasubdit Penmas AKBP Hengky Prayitno (kiri) membeberkan barang bukti prostitusi online. Di antara foto ayam kampus yang ditawarkan, uang hasil transaksi dan handphone milik mucikari AP. Foto M Romadon/Radar Surabaya/JPNN.com


Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (tengah) dan Kasubdit Penmas AKBP Hengky Prayitno (kiri) membeberkan barang bukti prostitusi online. Di antara foto ayam kampus yang ditawarkan, uang hasil transaksi dan handphone milik mucikari AP. Foto M Romadon/Radar Surabaya/JPNN.com

kendaripos.fajar.co.id,SURABAYA—Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan terbongkarnya bisnis prostitusi online berdasarkan patroli dunia maya Cyber Trops yang dilakukan Subdit II Perbankan unit IV Cyber Crime Ditreskrims Polda Jatim.

BACA JUGA :  Fonomena Ayam Kampus Diungkap Polisi

Dari situlah, pihaknya mengendus adanya praktik prostitusi yang melibatkan mahasiswi dengan sebutan ayam kampus.

Pada Minggu (19/12), dibuatlah laporan model A dan berhasil menangkap kedua  pelaku di sebuah hotel di kawasan Surabaya selatan.

Kedua pelaku masing-masing, UY, 20, wanita asal Surabaya yang juga public relation  (PR) bisnis  prostitusi online  dan AP, 21, mahasiswa asal Jalan Kartini Lamongan.

BACA JUGA :  Fenomena Ayam Kampus, Penikmat dari Kalangan Pejabat

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini menjelaskan, dari tangan pelaku pihakya menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 3,5 juta, tiga smartphone, satu kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri  dan tiga dus kondom berwarna biru.

”Pelaku melanggar Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana  perdagangan manusia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun  kurungan  penjara,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Fonomena Ayam Kampus Diungkap Polisi

Sampai saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus sindikat prostitusi online ini.

(no/JPNN)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top