Box Culvert Dibangun di Titik Genangan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Box Culvert Dibangun di Titik Genangan

Saluran drainase yang kurang baik menyebabkan luapan air yang begitu besar di sekitar MTQ Square. Foto: Dok Kendari Pos

Saluran drainase yang kurang baik menyebabkan luapan air yang begitu besar di sekitar MTQ Square. Foto: Dok Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI-Banyaknya genangan air pada musim penghujan menjadi pemandangan jamak di Kota Kendari. Beberapa titik bahkan sudah diklaim sebagai zona langganan banjir. Padahal setiap tahun alokasi dana untuk pembangunan dan pemeliharaan drainase selalu berada di atas angka Rp 1 miliar. Kepala Seksi Drainase dan Air Bersih Bidang Cipta Karya PU Kendari, Rina Sake tak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, persoalan dimensi drainase yang terbilang sempit mengakibatkan debit air masuk tak sesuai dengan wadahnya.

“Makanya air selalu meluap. Saat dibangun puluhan tahun lalu boleh jadi sudah ideal tapi untuk jumlah pemukiman padat seperti sekarang, jelas tidak memadai lagi,” paparnya, Selasa (20/12). Titik genangan kata dia selalu terjadi di kawasan pemukiman cukup lama seperti Mandonga, Kendari dan beberapa titik lainnya. Untuk pengadaan drainase lima tahun terakhir, dimensinya sudah dinaikkan. Sementara yang drainase lama sulit dinaikan karena areanya telah menyempit.

Persoalan lain kata dia adanya sedimen yang mengendap di dasar saluran. “Bahkan kalau habis hujan sampah itu terhenti di draniase, Dinas Kebersihan lagi yang kita telepon,” katanya. Solusinya lanjut dia, Pemkot sudah memprogramkan pembangunan box culvert di titik genangan. Salah satu titik yang sudah dipantau yakni di Jalan Malik Raya, Korumba. “Di kawasan Graha Pena itu hujan sebentar sudah tergenang, makanya di situ tahun depan kita bangun box culvert,” ungkap Rina. Lebih lanjut Rina menambahkan tanpa pembenahan drainase, revitalisasi Teluk Kendari dalam rangka penanganan banjir belum bisa berfungsi optimal. (elyN)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top