PT SSU Membangkang, Surat Teguran Melayang…. – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

PT SSU Membangkang, Surat Teguran Melayang….

kendaripos.fajar.co.id RUMBIA- Titah tim Pansus DPRD Sultra mental. PT Surya Saga Utama (SSU) tetap membangkang. Sejumlah temuan hasil investigasi tim Pansus DPRD Sultra ke PT SSU beberapa waktu lalu belum diperbaiki. Permintaan DPRD agar melakukan perbaikan atas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi masih diabaikan perusahaan asal Rusia itu.

download-24

Tim Pansus pun dibuat geram. DPRD Sultra meminta langkah tegas Pemprov Sultra untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Ketua Pansus PT SSU, Tahrir Tasruddin mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi ke dinas terkait dalam penyelesaian masalah PT SSU. Ia mengaku, pihaknya telah meminta ke beberapa instansi terkait untuk segera menerbitkan surat teguran.

Ketua Komisi III DPRD Sultra ini menjelaskan, terkait persoalan izin, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra. Hasil koordinasi tersebut akhirnya memutuskan untuk menerbitkan teguran terkait dengan pengelolaan tata ruang PT SSU yang terletak di Kabupaten Kabaena. Ia mengatakan, surat teguran yang akan ditujukan kepada PT SSU itu masih dalam proses. “Senin (hari ini) saya akan konfirmasi kembali, apakah sudah diberikan surat tegurannya ke PT SSU atau belum,” ujar Tahrir Tasruddin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin (18/12).

Terkait dengan persoalan lain, politisi PAN ini mengaku juga sudah melakukan koordoniasi dengan instansi lainnya, seperti persoalan pengelolaan hutan produksi dan hutan lindung yang terdapat di IUP PT SSU. Tasruddin mengatakan, sudah melaporkan hal tersebut ke Dinas Kehutanan (Dishut) Sultra. “Kita juga sudah koordinasi terhadap lingkungan hidup. Namun saya belum bisa pastikan semua. Nanti, Senin saya akan kabari kembali apakah sudah ada langkah tegas dari dinas-dinas tersebut atau belum,” tegasnya.

Menyikapi persolan PT SSU, Dinas ESDM Sultra juga tidak mengetahui banyak terkait dengan persoalan PT SSU. Namun, Kepala Bagian Minerba ESDM Sultra, Andi Makawaru membenarkan adanya IUP yang tumpang tindih di PT SSU. “Benar dia (PT SSU, red) memiliki IUP. Karena dia merupakan penanaman modal asing (PMA) maka izinnya dari pusat sesuai dengan lampiran UU 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Namun, permasalahannya pembangunan smelternya itu berada di luar IUP yang diterbitkan,” jelasnya.

Andi Makawaru menjelaskan bahwa pembangunan smelter itu berada di atas IUP milik PT Santung. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PT SSU itu tidak lazim. Pasalnya ia mendirikan smelter di luar IUP yang dimilikinya. “Bisa mendirikan smelter di IUP milik orang lain, asal melalui kerjasama antara kedua belah pihak. Nah itu yang menjadi masalah,” jelasnya.

Sebelumnya, berdasar hasil investigasi DPRD Sultra ke lokasi PT SSU menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tambang nikel tersebut. Pelanggaran tersebut antara lain penggunaan kawasan hutan. Selain itu, IMB pembangunan smelter masih bermasalah, belum adanya rekomendasi pembuatan terminal khusus (tersus), IUP yang masih tumpang tindih, penggunaan tenaga kerja asing dan sebagian lahan masih bermasalah. (yog/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top