Kompolnas Monitor Kinerja Penyidik Polda, Kasus Pembunuhan Staf BNNP Harus Tuntas ! – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Kompolnas Monitor Kinerja Penyidik Polda, Kasus Pembunuhan Staf BNNP Harus Tuntas !

Poengky Indarti

Poengky Indarti

kendaripos.fajar.co.id, JAKARTA- Proses hukum terhadap tersangka pembunuhan pegawai BNNP Sultra, Abdul Jalil dianggap belum begitu efektif. Pasalnya, Brigadir Muhammad Ikhsan alias La Acha yang ditetapkan sebagai tersangka justru bebas demi hukum setelah ditahan selama 120 hari, namun berkasnya tak kunjung dilengkapi oleh penyidik Polda Sultra. Berkas perkara satu tersangka lain, Briptu Achmad Dirga pun ditolak jaksa peneliti di Kejati Sultra. Berkas yang dilimpahkan penyidik kepolisian dianggap tidak memenuhi unsur untuk membawa tersangka ke proses penuntutan di pengadilan.

Berlarut-larutnya kasus tersebut ternyata menjadi perhatian serius Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti berjanji akan memonitor kasus hukum yang menjerat dua anggota kepolisian yang diduga sebagai pelaku penyebab hilangnya nyawa Jalis pasca ditangkap anggota Buser Polres Kendari. Mantan Aktivis Imparsial itu akan berkomunikasi dengan Kapolda Sultra dan Irwasda sehingga kasus yang menjadi perhatian tersebut dapat diproses sebaik-baiknya.

Profesional, transparan dan akuntabel demi menjawab kepercayaan masyarakat.
“Kompolnas akan komunikasikan kasus ini dengan Kapolda dan Irwasda sehingga proses hukumnya jelas,” janjinya, akhir pekan lalu. Ia meminta penyidik kepolisian harus melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa sehingga proses hukum lanjut ke tahap selanjutnya. Sebab sebelumnya penyidik tidak mampu melengkapi berkas La Acha sehingga yang bersangkutan dinyatakan bebas demi hukum. “Wajib segera melengkapi hingga kasusnya bisa P21,” ujar dia.

Ia menambahkan, semua aparat Polri harus melaksanakan program profesional, modern dan terpercaya (Promoter) yang dicetuskan Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian. Masyarakat mengingankan keadilan karena itu Polri harus menunjukan kinerja yang profesional. “Jangan membeda-bedakan penanganan hukum antara masyarakat dan anggota Polri. Semua sama dimata hukum. Olehnya itu, proses hukum harus dijaga sehingga masyarakat tetap percaya dengan kerja-kerja kepolisian,” tandas Poengky Indarti. (dan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top