Pasien DBD di Tomia Terus Bertambah – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Pasien DBD di Tomia Terus Bertambah

 

kendaripos.fajar.co.id WANGIWANGI- Penderita deman berdarah (DBD) di Pulau Tomia semakin bertambah. Meski dalam sehari, ada pasien yang dipulangkan dari Puskesmas karena kondisinya membaik, namun di hari yang sama, ada juga pasien yang masuk karena terdiagnosa menderita penyakit yang disebabkan serangan nyamuk Aedes Aegypti itu. Makanya, Dinas Kesehatan Wakatobi menambah kesiagaan personil kesehatan di Pulau Tomia, dengan mengirim dua dokter dan relawan kesehatan.

download-5

Kepala Dinas Kesehatan Wakatobi, Abdul Latif mengaku, saat ini di Tomia sudah termasuk dalam situasi darurat DBD. Pasalnya, hampir setiap hari ada korban yang diduga menderita penyakit tersebut. “Kita kerahkan dokter dari Puskesmas Binongko ke Tomia dan ada juga dari Wangi-Wangi. Memang menurut dokter di Puskesmas Tomia Timur bisa diatasi sendiri, tapi kami pahami bahwa jika hanya satu orang dokter bagaimana ada waktu istirahatnya,” ujar Abdul Latif, Jumat (16/12).

Tak hanya dokter, sejumlah perawat dan relawan juga ditugaskan membantu menangani pasien di Puskesmas Tomia. Sementara, untuk relawan yang bertolak tiga hari yang lalu diminta untuk tetap stayby. “Kalau relawan kita tetap meminta untuk selalu stay kalaupun ada yang meminta kembali maka kita mengutus penggantinya,” tambahnya.

Semntara itu, mengenai tempat tidur dan tiang infus, pihaknya mengklaim hal itu sudah bisa diatasi. Selain itu, berdasarkan data yang ada saat ini jumlah pasien di Puskesmas Tomia Timur sebanyak 21 orang dua diantaranya baru masuk kemarin dan enam orang pasien di Puskesmas Tomia.

Dilain sisi, salah seorang relawan, Saleh Hanan yang saat ini masih di Pulau Tomia mengimbau seluruh masyarakat Tomia khususnya yang ada diperantauan untuk turut membantu korban DBD. Bahkan tim relawan ditambah dengan anak pramuka dan tim dari Dinkes Wakatobi saat ini rutin melalukan fogging, bersih-bersih lingkungan, sosialisasi pentingnya hidup sehat dan bersih.

“Kita juga meminya agar seluruh masyarakat untuk melalukan kegiatan bersih-bersih kampung hari ini (17/12) di seluruh desa di Tomia. Karena bagi kami saat ini pasien DBD di Tomia berdasarkan teorinya sudah masuk dalam kejadian luar biasa (KLB),” ujarnya. (thy/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top