6 Sekolah di Kendari Sabet Adiwiyata Nasional – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Edukasi

6 Sekolah di Kendari Sabet Adiwiyata Nasional

Foto Bersama: Para kepala sekola penerima Adiwiyata Nasional 2016, didampingi Kadis Dikbud Kota Kendari, Makmur,M.Pd., beberapa waktu lalu.Wa Ode Ismawati/Kendari Pos

Foto Bersama: Para kepala sekola penerima Adiwiyata Nasional 2016, didampingi Kadis Dikbud Kota Kendari, Makmur,M.Pd., beberapa waktu lalu.Wa Ode Ismawati/Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Tercatat 6 sekolah di Kota Kendari baru saja mengukir prestasi nasional. Sekolah-sekolah yang berhasil menerima penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2016 ini, yakni SMAN 1 Kendari, SMPN 9 Kendari, SDN 03 Baruga, SDN 02 Mandonga, SDN 20 Kendari Barat dan SDN 21 Kendari Barat. Penghargaan Adiwiyata Nasional itu diberikan tanggal 12 s/d 15 Desember di Jakarta. Kadis Dikbud Kota Kendari, Makmur, M.Pd., menuturkan selain enam sekolah tadi, Madrasah Iftidaiyah Negeri (MIN) 1 Kolaka Utara juga menerima penghargaan serupa.

“Terkait pembinaan, kami dan pihak sekolah bekerja sama dengan BLH kota dan provinsi sebagai pembina. Alhamdulillah tahun ini kita dapat kuota terbanyak untuk Sultra,” ungkapnya.

Dijelaskan Makmur, hampir 80 persen sekolah di metro ini sudah masuk Adiwiyata Provinsi maupun nasional. Oleh karena itu, kedepan ditargetkan lebih banyak sekolah yang bisa lolos Adiwiyata Mandiri. “Kalau adiwiyata tingkat kota, hampir semua sekolah kita sudah masuk. Bahkan sekolah-sekolah ini sudah mulai mengajukan diri untuk manuju adiwiyata provinsi. Sedangkan peraih Adiwiyata Provinsi dan nasional sudah banyak,” paparnya.

Saat ini, lanjut dia, baru 6 sekolah di Kota Kendari yang berstatus Adiwiyata Mandiri, diantaranya SMPN 1 Kendari dan SDN 05 Mandonga. Dengan bertambahnya jumlah sekolah peraih adiwiyata nasional, maka diharapkan mampu meningkatkan persentase sekolah untuk ketingkat adiwiyata mandiri.

“Kita menginginkan melalui program ini, perilaku hidup sehat di sekolah semakin meningkat. Semua sekolah dihimbau agar mampu beradiwiyata, baik kota, provinasi maupun nasional bahkan mandiri. Dengan ini, maka tingkat kenyamanan di sekolah semakin terjamin. Sebab sekolah itu tetap asri, nyaman, rindang dan menyenangkan serta ramah anak. Itu yang harus kita wujudkan dalam rangka mendukung Kota Kendari sebagai kota smart, green dan liveable,” tandas Makmur.

Sementara itu, Kepala SMPN 9 Kendari, Nurdin Tinggila mengatakan, persiapan sekolah yang dipimpinnya sudah dilakukan sebelum adanya penilaian adiwiyata. Pada saat penilaian sekolah dengan lingkungan sehat tiba, pihaknya benar-benar siap sehingga tidak heran bila mampu menyabet adiwiyata nasional. Budaya bersih diterapkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tata usaha hingga peserta didik.

“Kita secara bersama-sama sepakat untuk berbudaya bersih. Artinya, menjaga lingkungan sekolah agar tetap hijau dan rindang serta asri menjadi tugas bersama sehingga proses pembelajaran juga tetap kondusif. Insya Allah melalui kerjasama dengan pihak terkait, baik sekolah, Dikbud kota maupun BLH, kami siap menuju Adiwiyata Mandiri untuk tahap selanjutnya,” beber Nurdin.

Dia berharap, setelah menerima penghargaan tersebut, warga sekolahnya dapat termotivasi untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat. Dalam hal ini, prestasi yang diraihnya dijadikan sebagai tolak ukur untuk lebih baik kedepannya. (ISMA)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top