Suasana Haru Dipersidangan Dahlan Iskan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Suasana Haru Dipersidangan Dahlan Iskan

 Susana di ruang sidang Dahlan Iskan yang mendadak menjadi haru saat mantan Menteri BUMN itu membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12). GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.com


Susana di ruang sidang Dahlan Iskan yang mendadak menjadi haru saat mantan Menteri BUMN itu membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (13/12).
GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.com

kendaripos.fajar.co.id,SURABAYA—Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali menggelar sidang terhadap mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN), terkait kasus restrukturisasi perusahaan daerah PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur.

Suasana sidang tampak dipenuhi oleh para pengunjung yang memberikan support kepada Dahlan Iskan.

BACA JUGA :  Sentimentil Kecil di Kegaduhan Besar

Ruang sidang berubah menjadi haru ketika mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu membacakan esepsinya, yang menyindir aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Agung yang bergerak sesuka hati.

“Ada kasus yang terang-benderang dan sangat jelas permainannya, tapi hanya diusut-usut, diubek-ubek, dihaha-huhu, dan ujung-ujungnya D (duh), tidak jadi perkara,” ujar Dahlan saat membacakan eksepsi yang dicatatnya di iPhone miliknya di Pengadilan Tipikor, Jalan Raya Juanda, Sidorjo, Jawa Timur, Selasa (13/12).

BACA JUGA :  Merasa Tertekan di Atas Panggung Mertua

Karenanya, pria kelahiran Megetan, Jawa Timur itu mengaku, apa yang dilakukan oleh Korps Adhyaksa telah membuat binggung masyarakat dan menjadi polemik baru.

“Masyarakat dibuat binggung oleh ulah kejaksaan seperti itu,” katanya.

Apabila terus-terusan seperti itu maka lembaga yang dikepalai oleh HM Prasetyo akan kehilangan kepercayaan kepada masyarakat. Sebab kemungkinan masyarakat akan berpikir yang berkasus di di Kejaksaan Agung akan mudah dintervensi oleh sesuatu hal.

BACA JUGA :  Obituari untuk Orang Berprestasi

“Dengan ulah kejaksaan seperi itu berati telah menghancurkan arti kurupsi, korupsi seperti itu nasib-nasiban jadi yang diperkarakan di Kejaksaan bukan karena kasusnya tapi karena tidak mampu menyogok,” pungkasnya.

“Jangan bawa perkara seperti ini masuk ke pengadilan. Kalau  pun sudah terlanjur jangan diteruskan.Jangan sampai pengadilan ini menjadi pengadilan sesat,” imbuh Dahlan lagi sembari manahan tangis.

Setelah Dahlan membacakan esepsinya itu, suasana sidang berubah mejadi riuh karena peserta yang hadir memberikan dukungan kepada Dahlan.

“Allah Huakbar. Allah Huakbar,” ujar peserta sidang yang diikuti peserta lainnya. (cr2/JPG)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top