6.573 Personil Sekolah Diserahkan ke Provinsi – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

6.573 Personil Sekolah Diserahkan ke Provinsi

Guru. Ilustrasi

Guru. Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIProses pelimpahan personil urusan pendidikan telah dirampungkan. Penyerahan berita acara Surat Keputusan (SK) mutasi sudah diserahkan ke Pemprov Sultra sejak tanggal 2 Desember lalu. Tercatat sebanyak 6.573 personil yang diserahkan. Ada 4.335 guru Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.707 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 531 tenaga administrasi. “Penyerahannya dilakukan Kepala BKN Pusat pada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra,” kata H. Damsid Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, akhir pekan lalu.

Dengan penyerahan SK mutasi ini kata Damsid, proses pelimpahan personil dianggap tuntas. Data yang diserahkan tak mengalami perubahan. Itu artinya, guru yang dimutasi oleh pemerintah di kabupaten/kota pasca berita acaranya diserahkan, dianggap tidak sah. Terkait personil yang dimutasi sejumlah Pemda akan dikembalikan ke posisi semula. “Saya minta para guru yang dimutasi tak usah bereaksi berlebihan. Meskipun daerah tidak mau, namun saat dilimpahkan ke provinsi tetap akan dikembalikan. Sebab yang menjadi patokan pemerintah yakni SK mutasi. Kalau ada yang lain, kami anggap tidak sah. Kan, sudah aturan melarang mutasi terhadap personil yang akan diserahkan ke provinsi,” tegas mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) ini.

Data yang diserahkan ke provinsi katanya, baru tenaga guru dan administrasi yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam UU nomor 23 tahun 2014, hanya menyebutkan PNS atau tidak menyertakan pegawai honorer. Untuk honorer, pihaknya tetap membuka peluang. Hanya saja, prosesnya melalui seleksi. Pasalnya, ada beberapa tenaga honorer yang SK pengangkatannya hanya berdasarkan SK Kepala Dinas. Sementara untuk bisa dianggarkan, guru honorer harus memiliki SK ditandatangani gubernur.

“Kalau ditambah dengan guru honorer, jumlahnya lebih dari 10 ribu. Dari hasil pendataan, jumlah guru honorer mencapai 3.900 orang. Saat ini saja, jumlah tenaga guru dan administrasi yang diserahkan ke provinsi sebanyak 6.573 personil,” rinci Damsid. (Amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top