4 Pemain Indonesia Masuk Radar Timnas Thailand – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Olahraga

4 Pemain Indonesia Masuk Radar Timnas Thailand

Kiatisuk Senamuang (kiri), pelatih tim nasional Thailand saat memimpin latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan Sentul, Bogor, kemarin (12/12). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

Kiatisuk Senamuang (kiri), pelatih tim nasional Thailand saat memimpin latihan di lapangan Sekolah Pelita Harapan Sentul, Bogor, kemarin (12/12). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Boaz Solossa harus waspada. Sebab, dia termasuk pemain yang paling diwaspadai Thailand. Artinya, sangat mungkin kapten timnas Indonesia itu mendapat pengawalan ’’istimewa’’.

“Kami tahu striker Indonesia sangat cepat, begitu juga dua winger mereka. Tapi, kami akan berusaha mengantisipasi mereka dari semua lini,” kata pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang setelah memimpin latihan pasukannya  Senin (12/12).

Striker yang dimaksud Kiatisuk adalah Boaz. Sedangkan dua winger yang dia sebut adalah Andik Vermansah dan Rizky Pora. Satu nama lainnya yang juga masuk radar Thailand adalah Stefano Lilipaly yang dinilai sebagai jenderal lapangan tengah Garuda, julukan tim nasional Indonesia.

’’Intinya, kami sadar, melawan Indonesia tidak pernah mudah,’’ ujar pria yang semasa aktif bermain dijuluki ’’Zico-nya Thailand’’ itu.

Meski demikian, Kiatisuk menepis anggapan bahwa pasukannya bakal bermain aman. Bagi dia, tak ada kamus seri, kendati hasil imbang sudah cukup menguntungkan tim asuhannya yang akan menjadi tuan rumah pada second leg.

Dia akan menginstruksi Teerasil Dangda dkk untuk tetap bermain terbuka. ’’Kami datang ke sini untuk memetik kemenangan. Jadi, jelas kami akan tampil menyerang,’’ katanya di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Sentul, Bogor, kemarin.

Kiatisuk mengindikasikan timnya tetap bermain dengan formasi 3-4-1-2. Dangda, top scorer Piala AFF 2016 dengan lima gol, akan ditandemkan dengan Siroch Chatthong di lini depan.

Kiatisuk tidak mau menjadikan kemenangan 4-2 atas Indonesia pada laga fase grup sebagai parameter. Status yang baru lepas dari sanksi FIFA juga tak lantas menjadikan Indonesia underdog dalam final kali ini.

’’Bagi saya, tak ada tim underdog. Indonesia sudah bermain lebih percaya diri dibandingkan laga pertama mereka pada penyisihan grup,’’ jelasnya.(ben/c17/ttg) 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top