15 Hari Hilang, Pilot Helikopter Jatuh Muncul di Perkampungan, Kondisinya… – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

15 Hari Hilang, Pilot Helikopter Jatuh Muncul di Perkampungan, Kondisinya…

Pilot helikopter  Lettu Cpn Yohanes. Yohanes ditemukan warga pedalaman dalam kondisi selamat dan sehat. Bahkan dari foto yang beredar di kalangan wartawan, Yohanes tampak sehat dan pakaian penerbang yang digunakan terlihat masih bagus

Pilot helikopter Lettu Cpn Yohanes. Yohanes ditemukan warga pedalaman dalam kondisi selamat dan sehat. Bahkan dari foto yang beredar di kalangan wartawan, Yohanes tampak sehat dan pakaian penerbang yang digunakan terlihat masih bagus

kendaripos.fajar.co.id,MALINAU—Pilot helikopter yang jatuh di wilayah perbukitan desa Long Sulit, Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, akhirnya ditemukan. Pilot tersebut sebelumnya hilang selama lima belas hari, setelah helikopter yang ditumpanginya terjatuh pada 24 November lalu.

Dia adalah Lettu Cpn Yohanes Syahputra. Dia ditemukan warga pedalaman dalam kondisi selamat dan sehat. Bahkan dari foto yang beredar di kalangan wartawan, Yohanes tampak sehat dan pakaian penerbang yang digunakan terlihat masih bagus.

Hingga berita ini ditulis, Yohanes dikabarkan masih menumpang di rumah salah satu warga di Desa Long Sulit.

Camat Mentarang Hulu, Marthias Seradu yang dihubungi Radar Tarakan (Jawa Pos Group) sore kemarin membenarkan telah ditemukannya pilot yang sempat dinyatakan hilang tersebut. Bahkan Marthias juga sempat berfoto bersama dengan pilot Lettu Cpn Yohanes dan masyarakat lainnya menggunakan handphone.

“Iya betul, betul itu. Tadi (kemarin) ditemukan sekitar jam 12. Saya yang ke sana tadi, dan sempat berfoto dengan beliau,” ujar Mathias Seradu via selularnya. Mathias Seradu sendiri saat dihubungi media ini berada di daerah Sungai Gita dan dalam perjalanan menuju Malinau kota.

Namun demikian, saat ditanya apakah ke Malinau bersama pilot tersebut, Mathias Seradu memastikan bahwa pilot tersebut tidak bisa ikut dan masih berada di desa Long Sulit, dikarenakan kondisinya mengalami sakit pada bagian pinggang. Selain itu, kondisi jalan darat juga masih berupa tanah liat dan banyak pegunungan yang harus dilalui. “Dia tidak bisa ikut, karena sakit pinggangnya,” tutur Mathias Seradu.

Dari informasi warga Long Sulit, Tinus, melaporkan penemuan pilot ini melalui sambungan handy talky ke radio Satgas Pamtas Yonif 713/ST. Dijelaskan bahwa pilot Lettu Cpn Yohanes diketemukan oleh Deni Pernandus, juga warga Long Sulit di sekitar jalan Long Sulit ke desa Long Berang, yang berada di hulu kampung.

Menurut Tinus, kondisi korban mengalami luka di bagian tangan, kaki, pinggang, dan dalam keadaan lemas karena tidak ada asupan makanan. “Pilot ini berada di rumah saudara Panus, warga desa Long Sulit,” katanya.

Sejatinya, lanjut Tinus, Warga ingin membawa pilot ini ke Malinau kota, namun lantaran belum bisa duduk karena merasakan kesakitan, hanya terbaring lemas, sehingga rencana ini dibatalkan. “Ia masih diberikan penanganan medis sementara, dan sedang diupayakan evakuasi selanjutnya,” tuturnya.

Sementara itu, tidak ada satupun pihak dari TNI yang dapat dikonfirmasi terkait ditemukannya pilot helikopter tersebut. Baik di Malinau maupun di Tarakan. (ida/ddq/ash/fab/JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top