Sasar Pemilih Pemula, KPU Road to School – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Sasar Pemilih Pemula, KPU Road to School

DOK/KENDARI POS Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu (kanan) disela-sela lomba Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi yang digelar KPU KEndari, Agustus lalu. Kegiatan itu diharapakan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pemula

DOK/KENDARI POS
Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu (kanan)dan Direktur PT Kendari Pos IO, Nursamsim Abidin disela-sela lomba Cerdas Cermat Pemilu dan Demokrasi yang digelar KPU KEndari, Agustus lalu. Kegiatan itu diharapakan dapat meningkatkan partisipasi pemilih pemula

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Sebelum penetapan DPT, KPU Kendari pernah merilis jumlah pemilih pemula di Kota Kendari sekira 14.726 orang yang masuk dalam DPS. Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula di Pilwali mendatang bukanlah perkara mudah. KPU akan menyasar siswa SMA/SMK/MA sederajat dalam sosialisasi. Sosialisasi road to school dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam menumbuhkan semangat demokrasi anak bangsa.

Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu mengatakan sebelum tahapan pemilu dimulai, pihaknya sudah melakukan beragam cara dan pendekatan kepada pelajar melalui sosialisasi dan lomba cerdas cermat beberapa waktu lalu.

Kendati sudah berupaya maksimal, namun hal itu tentu belum cukup. KPU Kendari kembali akan melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah-sekolah di Kota Kendari sebulan jelang Pilkada serentak. KPU akan mengerahkan mobil operasional sebagai sarana pendukung sosialiasi.

“Sudah banyak cara yang kita lakukan supaya pemilih pemula ini bisa berpartisipasi aktif. Dimungkinkan akhir Desember 2016 atau Januari 2017 kita akan lebih intens lagi menyosialisasikan pilkada. Bisa juga dengan cara turun ke setiap sekolah-sekolah,” ujar Hayani Imbu, Kamis (8/12).

Hayani Imbu mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Kendari, bahwa pemilih yang berusia 17 tahun saat 15 Februari 2017 nanti, bisa memilih. Karena belum memiliki e-KTP, maka mereka akan dibekali dengan surat keterangan (Suket) khusus dari Disduk Capil. “Jadi, karena mereka belum bisa melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP), maka dibuat form khusus dari Disduk Capil,” tambah Hayani Imbu.

Kemudian, untuk mencegah tindakan pemalsuan suket tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Disduk Capil, Panwas, dan Sentra Gakkumdu. “Kita akan meminta salinan daftar nama pemilih pemula yang membuat suket khusus dan akan disebar di semua TPS. Jadi, kalau dia bawa suket khusus, kita lihat dulu namanya ada dalam daftar atau tidak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disduk Capil Kota Kendari, Muhammad Rizal mengatakan untuk pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun pada hari “H” pemungutan suara agar segera melaporkan diri ke Disduk Capil untuk dibuatkan form suket khusus. “Jadi, jumlahnya tidak dibatasi. Ketika pemilih datang, kami akan print out suket khusus. Suket ini hanya digunakan saat Pilkada. Ketika pilkada berakhir, maka dia bisa melapor kembali untuk melakukan perekaman e-KTP, karena usianya sudah memenuhi syarat,” ujar Muhammad Rizal. (helson)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top