Bank Mandiri Fokus Pengembangan Kewirausahaan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Bank Mandiri Fokus Pengembangan Kewirausahaan

Vice President Area Head PT. Bank Mandiri (persero) Tbk, Tri Tjahja Adi (kanan), terlibat diskusi dengan Direktur Utama Harian Kendari Pos, Irwan Zainuddin, saat berkunjung ke PT. Bank Mandiri (Persero), Kamis (8/12). Foto: LM Syuhada Ridzky/Kendari Pos

Vice President Area Head PT. Bank Mandiri (persero) Tbk, Tri Tjahja Adi (kanan), terlibat diskusi dengan Direktur Utama Harian Kendari Pos, Irwan Zainuddin, saat berkunjung ke PT. Bank Mandiri (Persero), Kamis (8/12). Foto: LM Syuhada Ridzky/Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara tak cukup hanya dengan menyerap generasi muda ke dunia kerja. Keterbatasan lapangan kerja akan menjadi kendala dalam menyelesaikan persoalan pengangguran. Pembukaan lapangan kerja tidak sebanding dengan sumber daya manusia (SDM) yang terus bertambah, apalagi persaingan tenaga kerja secara global makin terbuka.

PT Bank Mandiri dan Harian Kendari Pos cukup prihatin melihat situasi tersebut. Kedua lembaga ini memiliki persepsi yang sama dalam mengatasi masalah pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Konsepnya adalah upaya pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) masyarakat. Alumni-alumni perguruan tinggi tak lagi menunggu lowongan kerja baik pegawai negeri maupun karyawan swasta, namun bisa membuka lapangan kerja sendiri.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan pimpinan Kendari Pos dan PT Bank Mandiri, Kamis (8/12). Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin bersama jajaran manajemen diterima oleh Vice President Area Head PT. Bank Mandiri (persero) Tbk, Tri Tjahja Adi bersama jajarannya di Kantor Cabang Bank Mandiri Kendari. Bank Mandiri dan Kendari Pos memiliki harapan yang sama yakni, jika masyarakat Sulawesi Tenggara sejahtera, maka kedua perusahaan itu pun akan maju.

Tri Tjahja Adi mengungkapkan, kehadiran Bank Mandiri tak sekadar menjadi lembaga yang mengurusi masalah tabungan masyarakat dan investasi untuk profit. Namun, pihaknya turut ambil bagian dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembinaan kewirausahaan. “Kami selalu membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami telah melakukan pembinaan langsung seperti berdikari bersama Mandiri di Wakatobi dengan menfasilitasi masyarakat pesisir sarana penangkap ikan. Selain itu, ada pula desa tenun binaan kami di Muna,” ungkapnya.

Tak sekadar memberikan bantuan, kata dia, namun Bank Mandiri juga menfasilitasi pangsa pasarnya. “Hasil-hasil tenun di Muna setelah kami hubungkan dengan pembeli dari Jakarta, ternyata mereka tidak sanggup memenuhi permintaan pembeli. Soalnya, mereka menenun dengan sistem manual. Makanya, kami akan siapkan bantuan mesin tenun sehingga bisa setengah modern, tapi semua harus belajar,” jelas Tri Tjahja Adi.

Selain pada pengembangan kewirausahaan, Bank Mandiri juga menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR)nya pada kebutuhan publik. Salah satunya adalah membangun fasilitas MCK pada ruang publik seperti di lokasi objek wisata. “Kami juga sangat peka terhadap dunia pendidikan. Setiap tahun kami anggarkan untuk bantuan pendidikan. Kalau SD hingga SMA, paling tabungan pelajar. Tapi jenjang perguruan tinggi, kami lebih pada pengembangan entrepreneurshipnya,” ujarnya.

Menatap 2017, kata Tri Tjahja Adi, banyak program Bank Mandiri. Namun, pihaknya tetap fokus pada pengembangan kewirausahaan karena langkah tersebut dianggap sangat riil dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tahun 2017, peran media seperti Kendari Pos sangat strategis. Saya lebih percaya informasi media ketimbang calo. Soalnya, informasi yang diberikan media memang benar-benar berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, sementara calo biasanya mencari untung sendiri,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Irwan Zainuddin mengungkapkan, Kendari Pos memiliki program bersama Umar Arsal (anggota DPR RI) dalam menciptakan 10 ribu entrepreneurship tahun 2017. Kendari Pos bukan sekadar menjadi kontrol sosial dalam pelaksanaan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, namun memberikan sajian informasi yang bisa menginspirasi setiap orang. Sasarannya tentu peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Berita menginspirasi bisa memberi motivasi dan intropeksi diri bagi orang lain. Terkait dengan program menciptakan 10 ribu entrepreneurship di Sultra, ini diharapkan bisa membangkitkan jiwa kewirausahaan masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, Kendari Pos berusaha memberi andil dalam pembangunan daerah. Selain itu, upaya mempertahankan keutuhan daerah dan NKRI menjadi bagian yang tak terpisahkan. Kontribusi pada sektor pendidikan pun terus dilakukan. “Akhir tahun ini, kami akan menggelar Gebyar Pelajar. Tema budaya akan menjadi sasarannya. Ada lomba debat dengan menggunakan bahasa daerah masing-masing. Ini merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan kesadaran generasi muda dalam mencintai budayanya sendiri baik dalam bahasa, sikap maupun perilaku,” katanya.

Program Kendari Pos tersebut mendapat apresiasi dari PT Bank Mandiri, terutama dalam menciptakan 10 ribu entrepreneurship. Kedua lembaga ini semakin memperkokoh kemitraan, termasuk pengembangan kerjasama untuk program-program 2017. (feb)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top